-
Rutan Kelas IIB Serang memberikan pelatihan ecoprint kepada 25 warga binaan sebagai program pembinaan kemandirian untuk bekal soft-skill dan usaha baru.
-
Warga binaan Rutan Serang antusias belajar membuat kain bermotif daun (ecoprint) dan menganggapnya sebagai ilmu baru yang berpotensi menjadi peluang bisnis setelah bebas.
-
Julian, salah satu WBP, berencana mengembangkan ecoprint menjadi usaha baru setelah bebas dan berniat membagikan ilmu tersebut kepada warga di lingkungannya.
SuaraBanten.id - Cuaca yang biasanya panas berubah menjadi dingin usai hujan deras mengguyur Kota Serang di hari Selasa (18/11/2025) sore. Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Serang tampak sibuk membentangkan kain sepanjang 1,5 meter di lantai yang sedikit tergenang air.
Mereka terlihat sibuk membentangkan kain-kain yang sudah melalui proses pembatikan menggunakan media dedaunan yang diberi zat kimia dan diketok-ketok lalu direbus tersebut. Kain-kain yang tadinya berwarna putih polos itu berubah warna dengan motif-motif dedaunan yang cantik dan menarik.
Setiap pagi, mereka sejenak meninggalkan blok tahanan yang sempit dan padat untuk mendapat ilmu yang menjadi program pembinaan kemandirian dari Rutan Kelas IIB Serang. Nantinya, kain-kain tersebut bisa digunakan untuk membuat tas, slempang hingga kaos.
Dari total 25 WBP yang diberikan pelatihan ecoprint adalah salah satunya Julian. WBP asal Serang yang sudah mendekam selama 9 bulan itu mengaku senang mendapatkan ilmu baru dalam dunia industri tekstil tersebut.
Menurutnya, pelatihan ecoprint dinilai bermanfaat karena proses pembuatannya yang tidak terlalu sulit sehingga berpotensi menjadi lahan usaha baru di saat sudah bebas menjalani hukuman.
"Ini tuh ilmu baru, ilmu yang bermanfaat selain pelatihan yang lain. Tapi ini (pelatihan ecoprint) paling bisa disalurkan. Ini buatnya enggak susah, media utamanya cuma daun dan beberapa bahan kimia. Ini jadinya juga paling berapa menit," kata Julian ditemuai di Rutan Kelas IIB Serang, Selasa (18/11/2025) sore.
"Insha Allah bisa jadi usaha, tapi itu nomor dua, yang penting dapat ilmu yang bermanfaat," imbuhnya.
Meski masih tersisa 1 tahun menjelang masa kebebasannya, namun Julian sudah memiliki rencana untuk mengembangkan ecoprint sebagai peluang usaha baru di kediamannya di Kabupaten Serang.
Tak hanya itu, ia mengaku, dirinya akan turut andil memberikan pelatihan ecoprint bagi para warga di lingkungan tempatnya tinggal karena potensi bisnisnya cukup menjanjikan.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Lebih dari 400 Kasus HIV/AIDS Serang, Mayoritas Disumbang Kaum Gay?
"Kalau nanti sudah ada di rumah, ini bisa disalurkan juga ke keluarga, terus ke warga yang lain. Bisa jadi usaha baru, karena memang di tempat saya masih jarang. Paling cocok dibuat daster, tas slempang karena dari motifnya sih buat perempuan lebih masuk," ujarnya.
Sementara itu, Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Serang, Panji Ardiansyah mengatakan, pemberian pelatihan ecoprint bertujuan memberikan soft-skill bagi para WBP agar bisa menjadi bekal di kemudian hari.
"Ya tujuannya tentu agar mereka dapat skill yang bisa digunakan saat mereka bebas," ucap Panji.
Ia berharap, pemberian pelatihan ecoprint bukan saja menjadikan para WBP menjadi lebih baik, namun memberikan peluang usaha baru ketika kembali berbaur dengan masyarakat.
"Supaya mereka bisa lebih baik lagi setelah pulang dari sini, serta bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat di sini sehingga bisa bermanfaat dan jadi peluang usaha baru bagi mereka setelah bebas nanti," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Fakta Mengejutkan! Lebih dari 400 Kasus HIV/AIDS Serang, Mayoritas Disumbang Kaum Gay?
-
Viral, Pegawai Puskesmas di Kota Serang Asyik Senam saat Pasien Antri Pelayanan
-
18 Tahun Menanti! Tangis Haru Pegawai Honorer Pemkot Serang Pecah saat Terima SK PPPK
-
10 Syarat Mudah Nikah Gratis di Kota Serang untuk Nonmuslim! Cek di Sini
-
Disdikbud Kota Serang Sebut Siswa Berhak Tolak Menu MBG Tidak Layak
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel
-
Awal Tahun yang Kelam bagi Kades Sidamukti: Jadi Tersangka Korupsi Usai Tilap Uang Negara Rp500 Juta
-
Khianati Kepercayaan Majikan, ART Asal Lampung Nekat Culik Bayi Demi Tebusan Hutang
-
Kawasan Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Selama 3 Bulan Mulai 20 Januari 2026
-
Hanya 4 Menit Sampai Rumah, Politisi PKS Cilegon Tak Sangka Panggilan Video Jadi Kabar Duka Anaknya