-
Wali Kota Serang melantik 3.805 PPPK (paruh waktu/penuh waktu), menjadi pelantikan PPPK pertama di Provinsi Banten.
-
Wali Kota Serang menekankan integritas, disiplin, dan profesionalitas PPPK, serta ancaman pemecatan jika terjadi pelanggaran hukum.
-
PPPK memiliki kedudukan, nomor induk, dan peluang yang sama dengan ASN, dengan evaluasi kontrak kerja tahunan.
SuaraBanten.id - Wali Kota Serang Budi Rustandi secara resmi melantik sebanyak 3.790 orang sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) paruh waktu dan 15 orang dilantik sebagai PPPK penuh waktu di Alun-alun Barat Kota Serang, Banten pada Kamis (23/10/2025).
Diketahui, pelantik PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Serang menjadi pelantikan pertama di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Prosesi ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji pegawai dilanjut penyerahan SK (Surat Keputusan) pengangkatan serta penyematan pin pegawai.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, proses percepatan pelantikan terhadap para pegawai honorer menjadi PPPK merupakan bentuk keseriusan pihanya dalam memperkuat pelayanan publik.
“Saya ingin para PPPK bekerja dengan tulus dan disiplin. Tidak boleh ada yang ‘aneh-aneh’. Kalau ada pelanggaran hukum, saya tindak tegas,” kata Budi, Kamis (23/10/2025).
Ia menegaskan, PPPK paruh waktu yang baru dilantik diharapkan menjadi garda depan pelayanan publik agar dapat bekerja secara lebih profesional serta menjunjung tinggi integritas ASN.
“Pelantikan ini saya pimpin langsung karena saya ingin memberi kepastian agar mereka semangat bekerja. Kita mendahului daerah lain supaya mereka lebih termotivasi,” ujar Budi.
Menurutnya, pelantikan pegawai honorer menjadi PPPK paruh waktu dan penuh waktu tersebut menjadi momentum sejarah baru bagi Kota Serang lantaran menjadi yang pertama di Provinsi Banten.
“Alhamdulillah, ini sejarah baru untuk Banten, khususnya Kota Serang. Kita jadi yang pertama melantik PPPK paruh waktu,” ucap Budi.
Dalam kesempatan itu, Budi pun mengingatkan kepada seluruh pegawai yang baru mendapatkan SK PPPK harus mampu menjaga nama baik instansi dengan menjauhi perilaku koruptif selama bekerja.
Baca Juga: Dendam atau Cinta Terlarang? Pria Serang Bunuh Istri Demi Nikahi Pacar, Kini Dituntut Belasan Tahun
“Kalau kerja buruk masih bisa dibina, tapi kalau sampai korupsi atau penipuan, saya langsung pecat,” tegasnya.
“Saya ingin PPPK ini memberi warna baru dalam pelayanan publik. Bekerjalah dengan semangat dan kejujuran,” sambung Budi.
Budi berpesan kepada PPK paruh waktu untuk lebih bersabar karena pihaknya tetap membuka peluang untuk naik status menjadi PPPK penuh waktu, tergantung pada hasil evaluasi dari BKPSDM Kota Serang.
“Yang berprestasi dan disiplin tentu punya peluang untuk naik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Regional III BKN, Wahyu menjelaskan, setiap PPPK memiliki kedudukan yang sama dengan ASN lainnya sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN lantaran akan mendapatkan nomor induk kepegawaian seperti ASN pada umumnya.
“PPPK adalah bagian dari aparatur sipil negara, sama dengan PNS. Mereka memiliki nomor induk pegawai (NIP) yang setara dengan ASN lainnya,” terang Wahyu.
Berita Terkait
-
Dendam atau Cinta Terlarang? Pria Serang Bunuh Istri Demi Nikahi Pacar, Kini Dituntut Belasan Tahun
-
Melawan Sampah di Pulau Terpencil, Solusi Sederhana Pertamina yang Ubah Rutinitas Warga Pulo Panjang
-
Ada Apa dengan Rel Rangkasbitung? KRL Tujuan Tanah Abang Anjlok di Lokasi Misterius
-
Nasib Anggota Bawaslu Serang yang Diduga Telantarkan Istri Siri dan Anak
-
10 Syarat Mudah Nikah Gratis di Kota Serang untuk Nonmuslim! Cek di Sini
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang