-
Mogok siswa SMAN 1 Cimarga dipicu akumulasi kegeraman atas Kepsek yang arogan dan sering melakukan kekerasan verbal serta fisik.
-
Aksi mogok adalah protes murni terhadap perilaku Kepsek, bukan pembelaan terhadap siswa yang tertangkap merokok.
-
Kepala Sekolah menciptakan lingkungan belajar yang penuh ketakutan, ketidaknyamanan, dan sering mengganggu proses KBM.
"Kami merasa selalu ada tekanan, padahal kami ingin belajar nyaman, tentram, kalau ada beliau kami selalu merasa takut karena prilakunya itu."
4. Mengganggu Proses Belajar Mengajar (KBM)
Prilaku marah Kepsek seringkali tidak terduga dan mengganggu jadwal akademik. Siswa mengaku kegiatan belajar mengajar (KBM) mereka terhenti karena intervensi mendadak dan tidak jelas.
B (16) memberikan contoh "Kadang kami terganggu, misalnya lagi belajar tiba-tiba dia datang terus marah-marah ga jelas, kita tuh lagi belajar disuruh keluar mungut sampah, kan mengganggu KBM namanya, kan bisa mungutin sampah itu selesai KBM." ungkapnya.
"Dia datang tiba-tiba terus melontarkan kata-kata kasar, dia nyuruh kita keluar, memberhentikan jam belajar." tambahnya.
5. Menepis Narasi 'Membela Perokok'
Siswa merasa sedih karena aksi protes murni mereka terhadap kekerasan di sekolah disalahartikan di media sosial sebagai pembelaan terhadap tindakan merokok yang jelas-jelas melanggar aturan. Mereka ingin meluruskan narasi ini.
6. Protes Diinisiasi Sendiri Setelah 'Ditantang' Keluar
Aksi mogok ternyata bukan direncanakan sebagai demo dari awal, melainkan inisiatif spontan setelah sang Kepsek diduga menantang siswa untuk angkat kaki jika tidak setuju dengan aturannya.
Baca Juga: Kepsek Penampar Siswa di SMAN 1 Cimarga Diaktifkan Kembali, Ini Alasan Mengejutkan Andra Soni
"Setelah kejadian itu (penamparan) di hari Jumat , itu bukan demo, itu spontan kita dikumpulkan oleh ibu kepsek, disuruh kumpul di lapangan, kata dia semua siswa harus kumpul di lapangan. Terus dia bilang 'kalau ga mau ikut aturan silahkan keluar'." jelas B.
Berita Terkait
-
Kepsek Penampar Siswa di SMAN 1 Cimarga Diaktifkan Kembali, Ini Alasan Mengejutkan Andra Soni
-
Siswa SMAN 1 Cimarga Serentak Bongkar 'Wajah Asli' Kepala Sekolah Dini Fitria
-
Siswa SMAN 1 Cimarga Ditampar Kepsek Ternyata Bukan Perokok Berat, Wakasek Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Ini Alasan Sebenarnya Dindikbud Banten Nonaktifkan Kepsek SMAN 1 Cimarga
-
Ditampar Kepsek hingga Dirujak Netizen, Mental Siswa Perokok Ini Disebut Kuat: Ibunda Justru Drop
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Jual Nama Orang Dalam Akpol, Pria 54 Tahun Ditangkap Setelah Aksi Kejar-kejaran Dramatis di Banten
-
Klaim Didukung Wagub, Robinsar Siap Tutup Tambang Ilegal di Cilegon
-
Buntut KDRT dan Gugatan Cerai? ART di Serang Jadi Korban Penusukan Brutal
-
3 Spot Trekking Hidden Gem di Lebak Banten buat Healing Low Budget
-
Waspada Pilih Pengasuh! Belajar dari Kasus Penculikan Balita di Serang, Dibawa Kabur Pakai Ojol