-
Bayi ditemukan di saluran air Cipete Utara (22/9/2025); ibu diamankan, motif disebut khilaf dan panik.
-
Ibu TS melahirkan sendirian dan panik, membuatnya reflek membuang bayinya; kini berstatus tersangka.
-
Bayi mungil ditemukan sehat, dirawat, dan kini dititipkan ke Panti Dinas Sosial Balita DKI Jakarta.
SuaraBanten.id - Jakarta Selatan digegerkan dengan sebuah insiden pilu yang melibatkan seorang ibu muda dan bayinya.
Pada Senin, 22 September 2025, sebuah penemuan bayi perempuan di saluran air kawasan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru.
Sontak hal itu memicu kegaduhan dan keprihatinan mendalam di masyarakat setempat.
Kasus ini dengan cepat ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan, yang kini telah mengamankan sang ibu kandung dan mengungkap motif di balik tindakan tragis tersebut.
Warga Cipete Utara dikejutkan pada Senin, 22 September 2025, pukul 05.30 WIB, ketika seorang bayi perempuan ditemukan di saluran air di Jalan Kirai RT 010/RW 01.
Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh saksi berinisial S, penjaga kosan, yang menerima informasi terkait insiden tersebut.
Kecurigaan langsung mengarah pada indekos tempat bayi itu diduga dibuang dari lantai dua bagian belakang.
Saksi S juga menemukan tangga dengan bercak darah yang tersebar di tembok belakang kos, menjadi petunjuk penting bagi kepolisian.
Setelah laporan penemuan bayi diterima, kepolisian segera mengecek tempat kejadian perkara (TKP).
"Alhamdulillah, bayi dalam keadaan sehat, hanya saja masih diperlukan observasi dan pengawasan dari dokter untuk lebih lanjut," ujar Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jakarta Selatan AKP Citra Ayu.
Baca Juga: Mardiono Gagal Bawa PPP Tangsel ke Senayan, Pengurus Lokal Solid Dukung Agus Suparmanto
Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan bahwa motif di balik tindakan TS adalah khilaf atau kepanikan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jakarta Selatan AKP Citra Ayu dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis.
"Kalau motif khilaf. Jadi yang bersangkutan ini panik karena memang tidak ada yang tahu selain dirinya sendiri," kata AKP Citra Ayu.
Ia menjelaskan bahwa kejadian berlangsung pada pagi hari saat TS melahirkan.
"Jadi kejadian ternyata pagi-pagi mules keluar (bayi), ya dia reflek, lepas, kemudian dibuang," tuturnya.
Kondisi TS yang melahirkan sendiri di dalam indekos dan belum bersuami menambah kompleksitas kasus ini, menunjukkan bahwa ia berada dalam tekanan besar dan mungkin tidak memiliki dukungan yang memadai.
Berita Terkait
-
Mardiono Gagal Bawa PPP Tangsel ke Senayan, Pengurus Lokal Solid Dukung Agus Suparmanto
-
Kejari Kota Tangerang Geledah Kantor PT ASM: Usut Dugaan Korupsi Proyek PT Angkasa Pura Kargo
-
Laga Dewa United vs Persija Tanpa Penonton, Polda Banten Siagakan Ratusan Personel untuk Penyekatan
-
Pohon Tumbang di Jalan Raya Serang-Jakarta, Dua Pengendara Jadi Korban
-
Tol Jakarta-Tangerang Macet Parah, Dampak Banjir di KM 24?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kalah dengan Angin Kencang, Intip Perjuangan Damkar Jinakkan Kebakaran Titik Api di TPA Jatiwaringin
-
Aston Serang Ajak Tamu Jelajahi Japanese Street Food Ditemani Ren & Reina
-
Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi
-
TPA Jatiwaringin Mauk Terbakar 15 Hektare, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
-
Chandra Asri Dorong Media Lokal Punya Bisnis Berkelanjutan