SuaraBanten.id - Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari seorang tokoh publik di Kabupaten Lebak, Banten, yang baru saja ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten.
Sosok yang seharusnya menjadi panutan masyarakat ini nekat mengonsumsi narkotika jenis sabu selama empat tahun dengan dalih yang tak masuk akal, untuk meredakan nyeri akibat asam urat dan meningkatkan stamina tubuh.
Kabar penangkapan ini sontak mencoreng citra figur publik di wilayah tersebut. Pria berinisial BS, yang diketahui aktif menduduki posisi strategis sebagai Ketua Dewan Pembina dan Penasehat di sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Lebak, kini harus berhadapan dengan hukum akibat perbuatannya.
Ia tidak sendirian. BS ditangkap bersama sopir pribadinya, seorang pria berinisial DN, dalam sebuah penggerebekan yang dilakukan pada dini hari. Ironisnya, sang sopir mengaku hanya ikut-ikutan kebiasaan buruk atasannya.
Dirresnarkoba Polda Banten, Kombes Pol Wiwin Setiawan, membenarkan penangkapan kedua tersangka tersebut yang didasarkan pada bukti-bukti kuat yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Tersangka berinisial BS dan DN ditangkap bersama barang bukti yang menguatkan dugaan penyalahgunaan sabu,” kata Dirresnarkoba Polda Banten, Kombes Pol Wiwin Setiawan dalam keterangannya di Kota Serang, Minggu.
Penggerebekan tersebut berlangsung pada hari Kamis (31/7) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Lokasinya berada di sebuah rumah toko (ruko) berlantai dua yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Desa Kaduagung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.
Dari tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti yang tak bisa dielak lagi.
Di antaranya adalah tiga buah alat hisap sabu (bong), empat plastik klip bekas pakai sabu, dan dua korek api yang telah dimodifikasi untuk keperluan penyalahgunaan narkotika. Selain itu, dua unit ponsel milik tersangka turut diamankan.
Baca Juga: Cerita Jembatan di Maja Lebak yang 3 Kali Roboh dan Dibangun Swadaya oleh Warga
Bukti semakin kuat setelah hasil tes urine menyatakan keduanya positif mengonsumsi narkoba jenis methamphetamine.
Saat diinterogasi, BS membuat pengakuan yang menjadi sorotan utama. Ia mengaku telah menjadi pecandu sabu selama empat tahun terakhir.
Alasan di baliknya pun terdengar janggal. Ia berdalih menggunakan barang haram tersebut untuk mengatasi masalah kesehatan pribadi, yakni meredakan nyeri asam urat sekaligus sebagai doping untuk menambah stamina dalam menjalankan aktivitasnya yang padat sebagai tokoh masyarakat.
Keterangan mengenai sumber barang haram tersebut juga berhasil dikorek oleh penyidik. BS mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seseorang yang kini menjadi buronan.
“BS membeli sabu seharga Rp400 ribu dari seseorang berinisial IZ yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ujar Wiwin.
Akibat perbuatannya, kedua tersangka kini harus mempertanggungjawabkannya di depan hukum. Mereka dijerat dengan pasal penyalahgunaan narkotika untuk diri sendiri. Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal empat tahun penjara.
Kombes Pol Wiwin Setiawan menegaskan bahwa kasus ini menjadi bukti nyata bahwa jerat narkoba tidak pernah memandang status sosial dan bisa menyasar siapa saja, termasuk tokoh yang dihormati di lingkungannya.
Berita Terkait
-
Cerita Jembatan di Maja Lebak yang 3 Kali Roboh dan Dibangun Swadaya oleh Warga
-
Penambang Batubara di Lebak Tewas, Bahaya Tambang Ilegal Disorot
-
Kemenag Lebak Bakal Bongkar Akar Masalah Duel Gladiator Siswa MAN vs SMKN 1 Kalanganyar
-
Duel Gladiator Pelajar Gegerkan Lebak, Pihak Sekolah Duga Alumni Jadi Dalangnya
-
Viral Duel Gladiator Pelajar di Lebak, 11 Siswa SMK Negeri 1 Kalanganyar dan MAN Lebak Diamankan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti
-
Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City
-
Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka
-
Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman
-
Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan