SuaraBanten.id - Kisah haru seorang pria yang tetap tersenyum dan semangat untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau seleksi PPPK meski telah mengalami kecelakaan belakangan menyita perhatian publik hingga viral di media sosial.
Dalam video viral yang dibagikan oleh akun Instagram @folkshitt memperlihatkan seorang pria yang sudah tak muda lagi nampak datang ke lokasi seleksi dengan pakaian yang sedikit kotor serta berantakan karena telah mengalami kecelakaan.
Pria dalam video itu diketahui hendak menjalani seleksi PPPK meski dirinya telah mengalami kecelakaan sebelum seleksi Aparatur Sipul Negara atau ASN berlangsung.
Terlihat kancing atas pada kemeja putih pria tersebut terlepas serta celana hitam dan sepatu pria dalam video tersebut tampak kotor terkena lumpur.
Ternyata diketahui bila saat menuju tempat seleksi PPPK pria tersebut mengalami kecelakaan hingga membuatnya berjalan sedikit pincang.
Meski tak dijelaskan dengan detail namun pria berkumis itu tetap terlihat tersenyum dan bersemangat saat memasuki ruangan.
Melihat perjuangan bapak tersebut banyak netizen yang memberikan simpatinya hingga mendoakan agar ia bisa lulus PPPK.
"ya Allah pak, pasti bapak menahan rasa sakit setelah kecelakaan ya pak... Senyuman mu penuh makna pak... Semoga bisa lulus ya pak.. Aamiin (emoji haru)," kata akun @mi***__ mendoakan bapak dalam vide yang tetap tersenyum meski telah mengalami kecelakaan.
"semoga lolos pak, semangat berjuang," kata @_r***gr mendoakan bapak dalam video viral itu untuk terus berjuang hingga lulus PPPK.
Baca Juga: Viral Oknum Polisi Polres Tangsel Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Disebut Alami Gangguan Mental
"Luluskan Bapak ini jadi PPPK Ya Allah... Aamiin...," imbuh @ga***fn ikut mendoakan bapak yang mengikuti seleksi PPPK dalam video viral itu.
"Pejuang keluarga , tersirat dari senyum dengan huasan kumis yg menawan pak, semoga perjuangan mu berkah pak," timpal @wa***lo menduga bapak dalam video merupakan seorang pejuang bagi keluarganya.
"Yg bener2 berjuang semoga gk kalah sama titipan ordal ya pak... sukses pak, aamiin," ungkap @tr***is berharap bapak tersebut tak kalah dengan peserta seleksi PPPK lain yang merupakan titipan orang dalam.
Diketahui, seleksi PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja adalah proses rekrutmen untuk mengangkat tenaga profesional non-PNS menjadi aparatur sipil negara dengan status kontrak.
Seleksi ini terbuka bagi tenaga honorer, guru, tenaga kesehatan, dan pelamar umum sesuai formasi yang dibutuhkan pemerintah.
Proses seleksinya meliputi seleksi administrasi, seleksi kompetensi melalui ujian berbasis CAT atau Computer Assisted Test, dan penilaian teknis lainnya jika diperlukan.
Peserta yang lolos akan diangkat menjadi PPPK dengan kontrak kerja tertentu, yang dapat diperpanjang sesuai kebutuhan instansi dan kinerja pegawai.
Seleksi PPPK terbuka bagi WNI yang memenuhi syarat, termasuk tenaga honorer, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan kompetitif, biasanya mencakup seleksi administrasi, ujian berbasis komputer (CAT), serta penilaian kompetensi dan wawancara untuk beberapa formasi tertentu.
Pemerintah memberikan afirmasi bagi pelamar dari kelompok tertentu seperti penyandang disabilitas, guru honorer kategori II, dan pelamar usia tertentu, untuk mendorong pemerataan kesempatan kerja.
Salah satu kelebihan PPPK adalah adanya kesempatan bagi non-PNS berkompeten untuk bekerja di pemerintahan tanpa harus melalui jalur CPNS.
Meski tidak mendapatkan pensiun seperti PNS, PPPK tetap mendapatkan gaji, tunjangan, dan jaminan sosial sesuai ketentuan.
Skema ini dinilai efisien dalam memenuhi kebutuhan SDM birokrasi, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, yang sering kekurangan tenaga profesional.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Viral Oknum Polisi Polres Tangsel Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Disebut Alami Gangguan Mental
-
Berkah Ramadhan 2025, Dewan Viral Berangkatkan 12 Karyawan Terbaik Umrah Gratis
-
Oknum Perangkat Desa di Lebak Digerebek Warga, Masuk Rumah Perempuan Bersuami
-
Viral Pria Dipenjara Gegara Nabrak Bebek, Polda Banten Klaim itu 'Konten Guyon'
-
BRI Jadi Sasaran Hoax Ransomware, Ini Faktanya
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Tangis Pilu Menjemput Pahlawan Udara: Jenazah Capt. Enggon Erawan Korban KKB Tiba di Ciputat
-
Dinilai Secara Rahasia, Berikut Daftar Restoran Terbaik Indonesia Dalam Gourmet Choice 2026
-
Darurat Pestisida! Sungai Cisadane Tercemar Sepanjang 22,5 Km, Warga Dilarang Konsumsi Air
-
480 Ribu Kartu BPJS PBI di Banten Dinonaktifkan, Ini Jawaban Dinkes dan Gubernur