SuaraBanten.id - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Cilegon menyoroti program 100 hari kerja pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Robinsar-Fajar Hadi Prabowo (Robinsar-Fajar).
Ketua Fraksi PKS DPRD Cilegon, Qoidatul Sitta menyebut belum ada gebrakan selama 100 hari kerja Robinsar-Fajar memimpin Kota Cilegon.
"Memang ini pemerintahan dipimpin Pak Wali Pak Robinsar ini belum genap 100 hari ya. Dan kita juga belum melihat gebrakan atau terobosan atau inovasi pun belum melihat hal itu. Kita masih menunggu apa sih terobosan 100 hari ini," kata Qoidatul Sitta menyinggung program 100 hari kerja Robinsar-Fajar, Selasa 22 April 2025.
Menurut Sitta, warga Kota Cilegon berharap realisasi visi dan misi Robinsar-Fajar yang memiliki jargon JUARE itu. Kata Sitta, sejauh ini belum ada implementasi konkret yang dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Butuh Dana Ratusan Miliar, Robinsar Bakal Minta Bantuan Pemprov Banten dan Pusat untuk Bangun JLS
"Sudah dua bulan, artinya kita masyarakat sudah ingin melihat suatu yang baru, yang mana tagline-nya juga berbeda ya JUARE slogan Cilegon ke depannya. Tentunya ini juga kita butuh implementasi dan realisasi dari Kota Cilegon seperti apa, untuk menyejahterakan masyarakatnya," kata Wakil Ketua Komisi II itu.
Sitta juga menyoroti persoalan pendapatan dan defisit anggaran yang turut memperlambat laju program pemerintah daerah. Sitta mengakui defisit nasional dan kebijakan efisiensi anggaran berdampak langsung pada kondisi keuangan daerah.
"Betul, kita ini memang terkena defisit dan efisiensi anggaran dari pusat. Tentunya ini agak menghambat, jadi kendala Pemda Cilegon. Tentunya kita nanti akan membahas hal itu untuk bulan Mei di anggaran perubahan," ungkap politisi PKS itu.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar menanggapi kritik soal program 100 hari yang dinilai belum ada gebrakan. Ia tak menapik adanya perlambatan program akibat kondisi anggaran.
Robinsar menyebut efisiensi dan defisit memang menghambat banyak perencanaan, terutama di triwulan pertama tahun anggaran.
Baca Juga: Wakafkan Gaji Perdana, Fajar Hadi Prabowo Tebus Ijazah Nunggak Siswa SMP Muhammadiyah
"Ya kita tahu sendirilah kondisi hari ini. Efisiensi dan defisit anggaran kemarin itu mau nggak mau itu memperlambat anggaran kami," ungkap politisi Partai Golongan Karya atau Golkar Kota Cilegon itu.
Berita Terkait
-
Profil dan Agama Robinsar Wali Kota Cilegon
-
Catat! Program 100 Hari Ahmad Luthfi usai jadi Gubernur Jateng: Janji Perbaiki Jalur Mudik Lebaran Biar Mulus
-
Catat! Segera Bentuk Tim Transisi, Ini Daftar Program 100 Hari Kerja Pramono-Rano di Jakarta
-
Quick Count Indikator Politik Indonesia: Robinsar-Fajar Raih 51 Persen di Pilkada Cilegon
-
Paslon Robinsar-Fajar Daur Ulang APK Jadi Aneka Barang Bermanfaat
Terpopuler
- Alumni UGM Speak Up, Mudah Bagi Kampus Buktikan Keaslian Ijazah Jokowi: Ada Surat Khusus
- 7 Produk Skincare Pemutih Wajah Recommended Bersertifikat BPOM
- HP Murah Itel A90 Lolos Sertifikasi di Indonesia: Usung RAM 12 GB, Desain Mirip iPhone
- 3 Klub Diprediksi Jadi Labuhan Baru Stefano Cugurra di BRI Liga 1 Musim Depan
- Akal Bulus Demi Raih Piala Asia U-17 2025: Arab Saudi Main dengan '12 Pemain'?
Pilihan
-
Cerita Pria 57 Tahun di Mataram Akhirnya Dapat SK PPPK Tapi Setahun Lagi Pensiun
-
Rafael Struick Ditendang vs Adelaide United, Brisbane Roar Kini Diamuk Netizen Indonesia
-
Tak Hanya Barang Bajakan dan QRIS, AS Juga Protes Soal UU Produk Halal RI
-
6 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan Lancar Main FF, Terbaik April 2025
-
Polres Sukoharjo Ungkap Kasus Peredaran Narkoba, Dua Residivis Kembali Diamankan
Terkini
-
Heboh Maling Motor di Kelapa Dua Tangerang, Pelaku Todongkan Senjata Api dan Tembaki Warga
-
Fraksi PKS Sebut Robinsar-Fajar Belum Ada Gebrakan di Program 100 Hari Kerja
-
Miras dan Suara Knalpot Jadi Pemicu Oknum TNI Keroyok Pemuda di Serang Hingga Tewas
-
Pelaku Mutilasi Pacar di Serang Banten Terancam Hukuman Mati
-
Dokter Forensik Tak Temukan Janin di Tubuh Korban Mutilasi Pacar di Serang Banten