SuaraBanten.id - Pencarian kakek di Serang yang hilang saat mencari melinjo di Hutan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten dihentikan Tim Search and Rescue (SAR) Provinsi Banten.
Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan, proses pencarian terhadap Nasim (97), warga Kampung Cirampayak, Desa Kadubereum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, sudah mulai sejak Minggu (6/4/2025).
"Dan pencarian hari ketiga masih dengan hasil nihil dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, area pencarian akan dilanjutkan dengan pemantauan," katanya dikutip dari ANTARA.
Diketahui, Tim SAR telah berupaya melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri area sekitaran lokasi, sungai, dan tempat- tempat yang dicurigai adanya survivor, serta melakukan pemantauan udara via drone thermal namun nihil.
Sehingga tim SAR yang didampingi oleh Kapolsek Pabuaran, Kepala Desa Kadubereum, melakukan mediasi kepada pihak keluarga bahwa tidak ditemukan tanda keberadaan survivor, sehingga pencarian dihentikan sementara dan hanya akan dilakukan pemantauan.
"Pencarian akan dibuka kembali jika Tim SAR menemukan tanda keberadaan survivor atau korban," katanya.
Ia menjelaskan sebelumnya korban dilaporkan hilang pada Sabtu (5/4/2025) pukul 20.50 WIB ke Kantor Basarnas Banten dengan kronologi pada Jumat (4/4/2025) pukul 07.00 WIB korban berpamitan kepada keluarganya untuk pergi mencari melinjo yang merupakan kegiatan sehari-hari korban.
"Keluarga korban juga menjelaskan jika biasanya korban sudah tiba di rumah pukul 12.00 WIB, namun hingga malam hari korban belum juga kembali ke rumah," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Seorang pria lanjut usia atau lansia alias kakek di Serang, Banten dilaporkan hilang saat mencari melinjo di kawasan Huran Pabuaran, Kebupaten Serang, Provinsi Banten.
Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Serang Belum Temukan Pelanggaran Kampanye Jelang PSU
Berdasarkan informasi yang diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Banten, kakek tersebut hilang di Hutan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 20.50 WIB.
Menanggapi laporan terkait seorang kakek yang hilang di Hutan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten itu, Kepala Subseksi Siaga dan Operasi, Rizky Dwianto langsung mengerahkan petugas untuk melakukan pencarian.
Kata dia, satu tim penyelamat yang dilengkapi dengan peralatan pencarian di medan hutan (Palsar Jungle) untuk melakukan operasi pencarian kakek yang hilang saat mencari melinjo itu.
"Korban an. Nasim usia 97 tahun warga Kp. Cirampayak, Desa Kadubereum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang," kata Rizk mengungkap identitas kakek yang hampir berusia satu abad itu.
"Kami (Basarnas Banten) mendapatkan laporan awal dari Anggota Polsek Pabuaran," ujar Rizky dalam pernyataan tertulisnya.
Kata Rizky, korban diketahui pamit kepada keluarganya pada Jumat, 4 April sekitar pukul 07.00 WIB untuk pergi ke hutan mencari melinjo, kegiatan yang memang biasa dilakukan korban sehari-hari.
Berita Terkait
-
Bawaslu Kabupaten Serang Belum Temukan Pelanggaran Kampanye Jelang PSU
-
KPU Kabupaten Serang Evaluasi Ratusan KPPS Jelang Pemungutan Suara Ulang
-
Kunjungan Wisatawan ke Serang Selama Libur Lebaran Capai 261.295 Orang, Terbanyak ke Pantai Anyer
-
Pendapatan dari Penyewaan Kuda Saat Libur Lebaran di Pantai Begendur Melonjak
-
Kakek di Serang Hilang Saat Cari Melinjo di Hutan Pabuaran
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Drama Penangkapan Mafia Gas Lebak, Pemodal Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Kabur
-
Jangan Sekadar Formalitas! Wali Kota Cilegon Tegaskan Musrenbang Harus Berdampak
-
Jelang Munas, HIPMI Banten Usung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket