SuaraBanten.id - Diduga melakukan perselingkuhan dengan istri tetangga, oknum kepala desa atau kades di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten berinisial KM terpaksa diamankan polisi lantaran nyaris diamuk massa.
Pasalnya, warga merasa geram atas ulah kades KM yang diduga telah menjalin hubungan badan dengan istri tetangga lain berinisial YL di sebuah hotel di Kota Serang. Alhasil, warga pun menggeruduk kediaman KM untuk meminta pertanggungjawaban perbuatan tersebut pada Kamis (16/1/2025) malam.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kragilan Kompol Etang Cahyadi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kades berinisial KM terpaksa dibawa ke Mapolsek Kragilan guna menghindari aksi anarkis warga yang emosi karena ulah tak terpuji yang dilakukannya.
"Ya semalam kades kita amankan untuk menghindari amukan warga," kata Etang, Jumat (17/1/2025).
Kata Etang, dugaan perselingkuhan antara KM dengan seorang warganya tersebut sudah berlangsung sejak Oktober 2024 lalu. Keduanya sering kedapatan menginap di hotel di Kota Serang.
"Kejadiannya sejak Oktober 2024, di Kota Serang di hotel, udah bukan sekali dua kali ini mah (selingkuh)," ujarnya.
Ia menduga, pelaku KM memanfaatkan kondisi YL yang kesepian lantaran ditinggal oleh suaminya bekerja di luar negeri. Di tambah ada iming-iming pemberian uang oleh KM kepada YL selama menjalin hubungan terlarang.
"Suami si wanita lagi di luar negeri, kerja. Biasa kesepian. Dikasih uang juga Rp1 juta sama si kades," kata Etang.
Dikatakan Etang, pihaknya akan melimpahkan perkara dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh KM dan YL ke Polresta Serang Kota lantaran TKP berada di Kota Serang.
Baca Juga: Tiga Sungai di Banten Tercemar, Meteri LH Sebut Perusahaan di Serang Bakal Jadi Tersangka
"Kasus ini dilimpahkan ke Polresta Serang Kota karena TKP-nya masuk wilayah hukum mereka," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Tiga Sungai di Banten Tercemar, Meteri LH Sebut Perusahaan di Serang Bakal Jadi Tersangka
-
Yandri Susanto Bantah Akomodir Para Kades untuk Menangkan Ratu Zakiyah: Itu Halu Semuanya
-
Menu Makan Bergizi Gratis di Tangsel, Apa Saja Isinya?
-
BKD Banten Susun Rotasi Mutasi Jelang Tahun Baru, Pengamat Wanti-wanti: Jangan Cawe-cawe!
-
Kunjungi Peneliti Bibit Padi dan Kedelai Unggul di Banten, Mardiono Optimis Wujudkan Swasembada Pangan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PIK2 Soroti Pentingnya Pengalaman Nyata di Tengah Gempuran Konten Media Sosial
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis