SuaraBanten.id - Anggota DPRD Jakarta Komisi B dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Francine Widjojo menilai kenaikan tarif air bersih belum perlu dilakukan PAM Jaya.
Pasalnya, dia menyebut masih banyak keluhan warga Jakarta yang masih kesulitan mengakses air bersih. Dia lantas mengungkapkan bahwa cakupan layanan air bersih baru mencapai 65 persen.
“Kayak airnya keruh, bau, debit airnya kecil, bahkan yang lebih sedihnya lagi seolah-olah ada hari libur karena nyalanya hanya di Sabtu-Minggu atau hanya nyala di malam hari, atau bahkan nyalanya cuma di pagi hari dan bahkan ada yang mati sampai berminggu-minggu,” kata Francine di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Sabtu (21/12/2024).
Terlebih, dia menegaskan PAM Jaya seharusnya tidak hanya menyediakan layanan air bersih, tetapi juga bertanggung jawab untuk menyediakan air minum.
“Jadi contohnya tadi kalau mau ambil contoh dari negara Singapura, itu namanya tap water. Jadi kalau kita buka keran, keran di tempat cuci piring, di dapur. Begitu kita buka air kerannya, itu kita bisa ambil gelas dan minum air dari keran tersebut, tapi air tersebut juga bisa kita gunakan untuk cuci piring, atau bahkan cuci baju dan mandi dan keperluan sehari-hari,” tutur Francine.
“Nah, lebih spesifiknya lagi siapa yang bertugas untuk menyelenggarakan air minum? Adalah BUMD, itu di permendagrinya sudah diatur,” tambah dia.
Francine lantas merujuk pada pasal 1 angka 17 PP 122 tahun 2015 yang mengatur bahwa pelanggan merupakan warga Jakarta memiliki hak untuk mendapatkan layanan air minum dari BUMD.
“Ini sudah jelas bahwa yang harusnya layanan yang diterima adalah air minum,” tandas Francine.
Baca Juga: Dukung Pelaku Industri Kopi Lokal, Bank Mandiri Kembali Gelar Jakarta Coffee Week 2024
Berita Terkait
-
Dukung Pelaku Industri Kopi Lokal, Bank Mandiri Kembali Gelar Jakarta Coffee Week 2024
-
Kemarau Panjang, Ratusan KK di Tangsel Kesulitan Dapat Air Bersih
-
Jakarta Kota Metropolitan dengan Udara 'Beracun', Banten Termasuk?
-
Polda Banten Bongkar Jaringan Perburuan Badak Jawa, Pelaku Penjual dan Pembeli Cula Ditangkap
-
Senpi yang Ditodongkan Suporter Persib ke Persija Ternyata Cuma Korek Api
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara
-
Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka
-
Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda