SuaraBanten.id - Fakta mengenai senjata api alias Senpi yang ditodongkan pria berinisial FUU (25), suporter Persib Bandung ke suporter Persija Jakarta baru-baru ini terungkap.
Diketahui, salah satu suporter Persib menodongkan senpi ke suporter Persija saat tawuran usai menonton pertandingan dua klub jagoan mereka masing-masing di Ciracas, Kota Serang, Banten, Sabtu (9/3/2024) kemarin sore sekira pukul 17.00 WIB.
Belakangan terungkap senpi yang ditodongkan pendukung Persib ke pendukung Persija itu ternyata merupakan korek api. Korek api berbentuk senjata api alias senpi itu sebelumnya sempat ditodongkan.
Pelaku kemudian diamankan petugas kepolisian di kediamannya di Bumi Agung II, Kota Serang, Banten oleh.
Hal tersebut terungkap usai Kanit Reskrim Polresta Serang, Iptu Budi Mulyana bersama Kanit Resmob Ipda. M. Eko dan ipda Najib Kepala team Sagatsus Patroli Presisi dan Personel Polresta Serang melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kanit Reskrim Polresta Serang Iptu Budi Mulyana mengatakan, tawuran terjadi setelah pertandingan antara Persib dan Persija Sabtu (9/3/2024).
Kata dia, para pendukung Persib yang sedang nonton bareng di Kafe Langit Senja diserang oleh pendukung Persija yang juga ada di lokasi tersebut.
"Para pendukung Persib kemudian keluar dari kafe untuk melakukan penyerangan mundur," katanya dikutip dari Bantennews (jaringan SuaraBanten.id), Minggu (10/3/2024).
FU saat itu tampak membawa korek api yang dikira senpi dan menodongkannya ke arah pendukung Persija. Akibat tawuran tersebut, seorang warga bernama MH (39) menjadi korban salah sasaran.
"Kami akan tindak tegas para pelaku tawuran yang meresahkan masyarakat," tegasnya.
Lebih lanjut, Budin menghimbau para pelaku tawuran lainnya segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian Polresta Serang.
"Kami sudah mengantongi identitasnya. Kami jajaran Kepolisian Polresta Serang akan memburu semua yang telah diduga melakukan penganiayaan kepada orang tidak bersalah dan salah sasaran," ujarnya.
Berita Terkait
-
Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati
-
Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta
-
Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027
-
Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi