- Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menganggap laga kontra Dewa United pekan ke-19 liga sebagai ujian berat.
- Persebaya harus tampil fokus dan solid demi memutus rekor belum menang melawan Dewa United sejak April 2023.
- Pemain Persebaya, Risto Mitrevski, menekankan pentingnya komitmen penuh pemain untuk meraih tiga poin penuh.
SuaraBanten.id - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 melawan Dewa United akan menjadi ujian berat bagi timnya.
Pertandingan ini menuntut fokus, agresivitas, dan intensitas tinggi sepanjang 90 menit penuh demi meraih hasil maksimal.
"Dewa United merupakan salah satu tim dengan kekuatan finansial dan nilai pasar salah satu skuad tertinggi di liga Indonesia saat ini, sehingga kami harus tampil solid di semua fase permainan untuk membuka peluang meraih kemenangan," ucap Tavares saat konferensi pers sebelum pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, dilansir dari Antara Sabtu 31 Januari 2026.
Catatan pertemuan kedua tim juga menjadi tantangan tersendiri bagi Bajol Ijo. Persebaya belum meraih kemenangan atas Dewa United sejak April 2023. Oleh karena itu, laga yang akan berlangsung di Stadion GBT pada Minggu (1/2) malam dianggap sebagai momentum penting untuk mengubah situasi tersebut.
“Jika kami ingin mengubah ini, kami harus menjadi tim yang kuat di lapangan, fokus di setiap momen, baik saat menguasai bola maupun tidak,” tegas Tavares.
Ia juga menilai motivasi pemain harus dijaga secara konsisten, tidak hanya saat pertandingan, tetapi juga dalam sesi latihan akhir, mengingat "kualitas antar tim di liga Indonesia relatif seimbang dan perbedaan sering ditentukan oleh detail kecil di lapangan."
Terkait kekuatan lawan di area final third, pelatih berkebangsaan Portugal itu menekankan pentingnya disiplin bertahan, menutup ruang, serta memaksimalkan setiap peluang yang didapat.
"Tentunya kami tidak boleh memberi kesempatan pemain yang bisa merubah penampilan atau pemain penentu Dewa United untuk melepaskan tembakan," tuturnya.
Sementara itu, pemain Persebaya, Risto Mitrevski, mengakui laga tersebut memiliki makna khusus karena ia akan menghadapi bekas timnya. Namun, fokus utamanya tetap jelas, yaitu membawa Bajol Ijo meraih tiga poin penuh.
Baca Juga: Kali Cibanten Jadi Alternatif Wisata Baru Selain Pantai di Provinsi Banten
“Saat ini kami berada dalam jalur kemenangan dan semua pemain akan memberikan 100 persen kemampuan, jadi saya pikir kami bisa memenangkan pertandingan,” kata Mitrevski.
Ia juga menambahkan bahwa dalam pertandingan melawan tim berjuluk Banten Warriors tersebut, seluruh pemain harus menunjukkan komitmen dan kepercayaan penuh.
"Karena hanya dengan cara itu kami dapat bersaing dan meraih hasil maksimal di kompetisi," ucapnya.
Berita Terkait
-
Kali Cibanten Jadi Alternatif Wisata Baru Selain Pantai di Provinsi Banten
-
24 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Tangerang, Siapkan Lamaran!
-
Terbongkar di Sidang! Modus Pinjam Bendera dan Lahan Ilegal di Balik Korupsi Sampah Tangsel Rp21,6 M
-
4 Spot Wisata Hits di Kabupaten dan Kota Serang Banten yang Wajib Masuk 'Wishlist' Weekend Kamu
-
Waspada Virus Nipah! Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang Internasional Malam Ini
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan