- Disnaker Kota Tangerang akan gelar bursa kerja pekan depan di GOR Nambo dengan 1.450 lowongan dari 24 perusahaan.
- Pelamar diwajibkan menggunakan aplikasi Tangerang LIVE fitur Gampang Kerja untuk proses lamaran sepenuhnya secara digital.
- Tingkat pengangguran terbuka Tangerang turun dan UMK 2026 naik 6,5% seiring program ketenagakerjaan berjalan efektif.
SuaraBanten.id - Bagi para pencari kerja, khususnya generasi milenial dan Gen Z di Kota Tangerang dan sekitarnya, kabar baik datang dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang.
Pekan depan, Disnaker akan menggelar bursa kerja besar-besaran di GOR Nambo, menyediakan 1.450 lowongan kerja Tangerang dari 24 perusahaan terkemuka.
Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Kota Tangerang dan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menekan jumlah pengangguran.
"Ada 24 perusahaan yang bergabung dengan 94 jabatan yang disediakan mulai dari sektor ritel, manufaktur, hingga jasa, yang siap menyerap tenaga kerja lokal," kata Ujang, dilansir dari Antara.
Salah satu terobosan menarik dalam bursa kerja Tangerang kali ini adalah kemudahan proses melamar kerja yang sepenuhnya digital.
Disnaker Kota Tangerang memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan akses pekerjaan ke wilayah pemukiman.
"Para pencari kerja diimbau untuk segera mengunduh Aplikasi Tangerang LIVE. Seluruh proses melamar lowongan dilakukan secara digital melalui fitur Gampang Kerja di aplikasi tersebut," ujar Ujang.
Proses ini bertujuan untuk mempermudah verifikasi data dan mempercepat proses seleksi oleh pihak perusahaan. Jadi, lupakan antrean panjang dan tumpukan berkas lamaran manual.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengungkapkan berdasarkan data ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka Kota Tangerang berhasil turun dari 5,92 persen pada tahun 2024 menjadi 5,88 persen pada tahun 2025.
Baca Juga: Terbongkar di Sidang! Modus Pinjam Bendera dan Lahan Ilegal di Balik Korupsi Sampah Tangsel Rp21,6 M
Tidak hanya penurunan jumlah pengangguran, kesejahteraan pekerja juga mengalami peningkatan signifikan.
Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang tahun 2026 naik sebesar 6,5 persen, dari Rp5.069.708 menjadi Rp5.399.405.
Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan meningkatkan taraf hidup pekerja, memastikan bahwa kesejahteraan buruh menjadi prioritas. Kenaikan UMK ini tentu menjadi angin segar bagi para pekerja dan keluarga di Tangerang.
Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang mencatat pada tahun 2025 ada 428 peserta yang mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi, membekali mereka dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), sebanyak 116 peserta difasilitasi, dan yang paling membanggakan, 6.206 pencari kerja berhasil disalurkan ke berbagai sektor usaha.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa program ketenagakerjaan Pemkot Tangerang berjalan efektif, tidak hanya pada penyediaan lowongan tetapi juga pada pembekalan dan penyaluran tenaga kerja.
Berita Terkait
-
Terbongkar di Sidang! Modus Pinjam Bendera dan Lahan Ilegal di Balik Korupsi Sampah Tangsel Rp21,6 M
-
4 Spot Wisata Hits di Kabupaten dan Kota Serang Banten yang Wajib Masuk 'Wishlist' Weekend Kamu
-
Waspada Virus Nipah! Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang Internasional Malam Ini
-
Niat Bela Teman dari Aksi Bullying, Pelajar SMK di Anyer Tewas Ditusuk Saat Tolak Permintaan Maaf
-
Transaksi Sabu Rp41 Miliar di Depan SD Tangerang Digagalkan, 27 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu