SuaraBanten.id - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Pandeglang dan Sekmat Menes sebelumnya sempat ramai diberitakan lantaran video dukungan keduanya untuk paslon Bakal Calon Bupati Pandeglang dan Bakal Calon Wakil Bupati Pandeglang, Dewi-Iing.
Kadisdukcapil dan Sekdes Menes itu pun kemarin telah dipanggil Panwascam Menes untuk dimintai keterangan soal dugaan membagikan pamflet Bakal Calon Bupati Pandeglang dan Bakal Calon Wakil Bupati Pandeglang, Dewi-Iing itu.
Namun, selain dua ASN tersebut, ternyata ada 2 orang lagi yang merupakan anggota Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Sekretaris Desa.
Seperti diketahui, dalam video yang belakangan beredar di group-group WhatsApp terdapat 4 orang yang tengah memegang pamflet salah satu Bapaslon diantaranya Kadisdukcapil Pandeglang, Didi Mulyadi, Sekertaris Kecamatan Menes, Usep Sudarmana, anggota Sekretariat PPS Menes, Aes dan Sekretaris Desa Purwaraja, Jamin.
Divisi Penindakan Panwascam Menes, Ikmal mengaku sudah melayangkan 4 surat panggilan keempat orang yang ada dalam video tersebut, namun yang baru memberikan klarifikasi hanya 1 orang yakni anggota sekretariat PPS yang juga bekerja sebagai aparat desa.
"Tadi yang memenuhi panggilan kami baru satu orang. Yang bersangkutan merupakan perangkat desa yang juga sebagai anggota sekretariat PPS," kata Ikmal, dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa (25/6/2024).
Ikmal mengaku bakal melayangkan surat panggilan kedua jika tiga orang yang berada dalam video tidak memenuhi panggilan pertama. Sebab, pihaknya ingin mendengar secara langsung pengakuan mereka terkait video yang sedang ramai.
"Baru satu orang yang memenuhi pangggilan. Sementara yang lain belum ada, jika hari ini yang berangkutan tidak datang juga maka kami akan kembali melayangkan surat panggilan. Sebab, dalam menangani hal ini kami harus mendapatkan informasi dan klarifikasi dari orang yang bersangkutan," tutupnya.
Kadisdukcapil dan Sekmat Menes Dipanggi Panwascam
Baca Juga: Panwascam Panggil Kadisdukcapil dan Sekmat Menes, Terkait Dugaan Dukungan ke Paslon Dewi-Iing
Panitia Pengawas Pemilu atau Panwascam Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten memanggil Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) dan Sekmat Menenes terkait netralitas ASN.
Panwascam telah melayangkan surat panggilan untuk 2 ASN yang diduga mempromosikan pasangan bakal calon Bupati Pandeglang dan Wakil Bupati Pandeglang Dewi-Iing pada Pilkada Pandeglang 2024 mendatang.
Seperti diketahui, video Kadisdukcapil Kabupaten Pandeglang dan Sekmat Menes yang memegang spanduk Bakal Calon Bupati Pandegalang dan Wakil Bupati Pandeglang, Dewi-Iing sempat viral di media sosial.
Divisi Penindakan Panwascam Menes, Ikmal mengungkapkan dirinya telah melayangkan 4 surat panggilan yang ditujukan untuk Kadisdukcapil Pandeglang, Sekmat Menes, anggota sekretariat PPS Menes dan 1 orang lainnya.
"Kemarin kami sudah melayangkan surat panggilan terhadap empat orang yang ada dalam video itu. Baik ASN maupun yang lainnya," ungkap Ikmal, Senin (24/6/2024).
Kata dia, dari 4 orang yang dipanggil baru 1 orang yang sudah memberikan klarifikasi kepada Panwascam. Satu orang yang dimaksud yakni perangkat desa sekaligus anggota sekretariat PPS Menes.
Berita Terkait
-
Panwascam Panggil Kadisdukcapil dan Sekmat Menes, Terkait Dugaan Dukungan ke Paslon Dewi-Iing
-
Kadis Dukcapil dan Sekmat Menes Diduga Bagikan Atribut Bakal Calon Bupati Pandeglang
-
Warga Temukan Mayat Pria Membusuk di Perkebunan Saketi Pandeglang
-
Wanita yang Tewas di Jalan Raya Serang-Pandeglang Terlindas Bus Saat Bawa Motor Mogok
-
Pemotor Wanita Tewas Kecelakaan di Jalan Raya Serang-Pandeglang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan