- Mantan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, mengkritik lonjakan angka pengangguran saat Rapat Paripurna HUT Cilegon pada 27 April 2026.
- Helldy menekankan bahwa penurunan kemiskinan saat kepemimpinan Robinsar-Fajar tidak sejalan dengan kondisi ketenagakerjaan yang kian memburuk di Cilegon.
- Wali Kota Robinsar berkomitmen melakukan aksi nyata melalui program kerja konkret untuk menekan angka pengangguran di Kota Cilegon.
SuaraBanten.id - Sebuah paradoks ekonomi yang mencolok kini menjadi sorotan tajam di Kota Cilegon. Mantan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, secara terbuka mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon agar tidak cepat berpuas diri.
Pasalnya, di tengah klaim penurunan angka kemiskinan dalam setahun kepemimpinan Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar, justru terjadi lonjakan angka pengangguran yang signifikan.
Kritik ini disampaikan Helldy usai Rapat Paripurna HUT Cilegon ke-27 di DPRD Cilegon, Senin (27/4/2026).
Helldy Agustian, yang pernah memimpin Cilegon, memiliki perspektif mendalam mengenai kondisi kota. Ia menilai, penurunan kemiskinan tidak otomatis mencerminkan kondisi ketenagakerjaan yang sehat.
Pernyataan ini sangat relevan untuk dianalisis, terutama bagi generasi milenial dan anak muda urban yang merupakan kelompok usia produktif dan paling terdampak oleh kondisi pasar kerja.
Ia memaparkan, tren penurunan pengangguran saat memimpin Cilegon, dari 12,69 persen hingga sempat menyentuh 6,08 persen, sebelum kembali naik menjadi 7,41 persen pada tahun terakhir.
“Sekarang ini jadi tantangan bagi Robinsar-Fajar untuk menekan lagi angka pengangguran,” ujarnya, dilansir dari bantennews -jaringan Suara.com.
Helldy juga mendorong Pemkot memperkuat kerja sama dengan sektor industri sebagai kunci membuka lapangan kerja.
“Sinergi dengan industri harus diperkuat. Program penempatan kerja ke luar negeri juga bisa jadi opsi tambahan,” katanya.
Baca Juga: Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
Sementara, Wali Kota Cilegon, Robinsar, menanggapi masukan itu dengan menekankan pentingnya langkah konkret, bukan sekadar wacana.
“Kita butuh aksi nyata. Kalau cuma retorika, tidak ada gunanya,” tegasnya.
Ia memastikan, Pemkot Cilegon tetap fokus menekan pengangguran melalui program yang sudah disiapkan, termasuk dukungan sosial dan kebijakan lain yang menyasar penciptaan kerja.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pansus LKPj Bongkar Borok Pemkot Cilegon: Angka Pengangguran dan Kematian Ibu Melonjak
-
Jangan Sekadar Formalitas! Wali Kota Cilegon Tegaskan Musrenbang Harus Berdampak
-
Layanan Pajak Pindah ke Kelurahan? UPT Pajak Cilegon Segera Dibubarkan demi Hemat Biaya
-
Pesan Wali Kota Cilegon di Hari Idul Fitri 1447 H, Perkuat Kemenangan Spiritual
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Ekosistem Merchant BRI Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Naik 76 Persen
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 6 Anggotanya Terjerat Peredaran Gelap Narkoba