SuaraBanten.id - Sejumlah warga pedalaman Kabupaten Lebak, Banten tepatnya di Baduy bersyukur menerima bantuan sosial (bansos ) berupa beras sebanyak 10 kilogram dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
"Kami sepanjang tahun 2024 setiap bulan menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram," kata Santa (55) warga Baduy saat dikonfirmasi di Rangkasbitung, Lebak, Selasa.
Masyarakat Baduy mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapanas yang menyalurkan bantuan bansos guna memenuhi ketersediaan pangan juga meringankan beban ekonomi keluarga.
Selama ini, masyarakat Baduy merasa lega karena pendistribusian bansos tepat sasaran.
Karenanya, masyarakat Baduy terpenuhi ketersediaan beras untuk konsumsi keluarga.
"Kami sendiri belum mengalami kerawanan pangan, meski panen padi huma awal 2024 terserang hama," katanya.
Begitu juga Pulung (60) warga Baduy mengaku pihaknya sejak beberapa tahun terakhir ini menerima bantuan beras 10 kilogram sehingga bisa mencukupi kebutuhan pangan selama satu bulan.
"Kami sangat terbantu adanya bantuan beras sehingga terpenuhi ketersediaan pangan keluarga," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak Benu Dwiyana mengatakan masyarakat miskin yang mendapatkan bantuan beras 10 kilogram dari Bapanas itu tercatat 171.127 keluarga penerima manfaat (KPM).
Baca Juga: Beredar Surat Dukungan Caleg DPR RI, Kesepuhan: Jangan Bawa Orang Baduy ke Urusan Politik
Masyarakat yang menerima bansos berupa beras tersebut, termasuk warga Baduy.
Selama ini, pihaknya belum menerima laporan adanya warga yang mengalami kelaparan maupun kesulitan pangan.
"Semua warga yang menerima bantuan beras itu adalah warga miskin," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Beredar Surat Dukungan Caleg DPR RI, Kesepuhan: Jangan Bawa Orang Baduy ke Urusan Politik
-
Pasca Tradisi Seba Baduy, Wisatawan Mulai Padati Kawasan Wisata Baduy
-
Relawan Larikan Warga Baduy yang Keguguran ke RSUD Banten
-
Isi Pesan Kasepuhan Baduy Kepada Pj Gubernur Banten, Pemerintah Diminta Lakukan Ini
-
Tradisi Seba Baduy, Ribuan Warga Pedalaman Lebak Sambangi Pj Gubernur Banten
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial