SuaraBanten.id - Seorang oknum Komisioner KPU Lebak berinisial DW dikabarkan terkena bogem mentah suami dari anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.
Menurut informasi, oknum Komisioner KPU Lebak itu mendapat bogem mentah dari suami dari DR (anggota PPS). Namun, DW sendiri memastikan jika dirinya tidak ada hubungan apapun dengan DR.
Komisioner KPU Lebak itu memastikan keduanya hanya berinteraksi sebatas Komisioner KPU dan anggota PPS saja.
"Bahkan DR itu adalah teman sekolah saya yang setelah menikah baru ketemu kembali," kata DW dikutip dari BantenNews (Jaringan SuaranBanten.id), Kamis (13/6/2024).
Kata DR, awalnya pada Jumat lalu, ia bersama ketiga temannya yang juga anggota PPS mengajak dirinya untuk minum kopi di salah satu kafe di Rangkasbitung. Usai minum kopi, keduanya langsung pulang dan tidak ada yang mengantar DR.
"Saat pulang DR tidak ada yang nganterin, lalu saya pun mengantarkan DR ke rumahnya. Setelah di depan rumahnya, suami DR datang dan langsung nempeleng saya," ungkapnya.
Setelah ditampar, ia menanyakan alasan tindakkan suami DR tersebut. Namun, pertanyaannya belum dijawab DR malah langsung menarik suaminya ke rumah dan menyuruhnya pulang.
"Saya pun kaget kenapa suami DR langsung menempeleng saya, niat saya hanya mengantarkan DR pulang tapi malah begini," ucapnya.
Terpisah, Ketua KPU Lebak Dewi Hartini mengungkapkan, permasalahan yang dialami DW adalah masalah pribadi dan tidak ada kaitannya dengan lembaga KPU.
Baca Juga: Nafsu Birahi Berujung Tragedi, Suami Siri Tusuk Perut Istri karena Tak Diberi Nafkah
"Itu masalah pribadi, jadi untuk pelanggaran etik komisioner harus ke DKPP," ucap Dewi.
Berita Terkait
-
Nafsu Birahi Berujung Tragedi, Suami Siri Tusuk Perut Istri karena Tak Diberi Nafkah
-
Eksepsi Kades Pagelaran dan Suami yang Peras Pengusaha Tambak Rp310 Juta Ditolak
-
Eks Kades Pagelaran dan Suami Peras Pengusaha Tambak Udang Ratusan Juta
-
Kapan Waktu Terbaik Hubungan Suami Istri saat Ramadhan? Simak Penjelasan Pakar Seksologi Ini
-
Gudang Logistik KPU Lebak Kebanjiran, Banyak Surat Suara untuk Pemilu 2024 Rusak
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
BRI Perkuat Ekonomi Nasional Lewat Program Klasterku Hidupku, Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK
-
Soroti Kepala Daerah Ditangkap KPK, Pengamat: Korupsi Politik Bukan Sekadar Serakah tapi Kalkulasi