SuaraBanten.id - Meski Lebaran Hari Raya Idul Fitri sudah berlangsung hari ini, Rabu (10/4/2024), namun hingga saat ini masih ada saja yang melakukan perjalanan mudik.
Bagi pemudik mungkin harus mengetahui juga ancaman kesehatan saat melakukan perjalanan menuju ke kampung halamannya.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan tiga masalah kesehatan yang sering dialami para pemudik.
Yakni gangguan saluran pencernaan (dispepsia), kelelahan parah (fatigue), dan darah tinggi (hipertensi).
Budi mengatakan masalah kesehatan itu bisa muncul ketika pemudik terlalu memaksakan diri. Jika merasa lelah, ia mengingatkan masyarakat untuk segera beristirahat.
Bahkan, Menkes menganjurkan pengemudi untuk berhenti sebentar di area peristirahatan setelah menyetir selama empat jam agar terhindar dari kecelakaan.
"Jangan sampai mengantuk. Tekanan darah juga harus dalam kondisi baik,” ujar dia.
Kegiatan angkutan lebaran di Pelabuhan Ciwandan juga didukung Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Banten yang menurunkan petugas kesehatan dan satu unit ambulans.
Terdapat fasilitas rujukan ambulans kegawatdaruratan dengan kelengkapan yang memang sudah standar kegawatdaruratan. Jadi, ketika ada kegawatdaruratan di sana, langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.
Baca Juga: H-1 Lebaran, Arus Mudik di Pelabuhan Merak Menurun Drastis
Pengendara yang mengalami pegal-pegal dan kurang konsentrasi bisa mendapatkan layanan kursi pijat gratis di pos-pos koordinasi tertentu yang menyediakan layanan kesehatan tersebut, seperti di posko BPJS Kesehatan lantai dua Mal Sosoro, Pelabuhan Merak.
Apabila mengalami keluhan kesehatan, masyarakat dianjurkan mengakses posko kesehatan yang sudah disediakan secara gratis tersebut.
Sebelumnya, pada Minggu (7/4), sejumlah pemudik di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, jatuh pingsan diduga akibat kelelahan pada saat antre berjam-jam untuk naik ke atas kapal di bawah teriknya matahari, dan di hari itu kepadatan penumpang mencapai 30.004 orang.
Petugas kemudian dengan cepat melakukan proses evakuasi korban dibawa ke posko medis untuk dilakukan penanganan.
Berdasarkan data yang dibagikan Pelindo Regional 2 selaku pengelola kawasan Pelabuhan Ciwandan, pemudik yang berangkat ke Bakauheni, Lampung, Selasa (9/4), hingga pukul 18.00 WIB tadi mencapai 9.983 orang. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Selesai Erupsi 25 Jam Tanpa Henti, Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga
-
Erupsi Anak Krakatau, Terpantau Antrean Kendaraan Barang di Pelabuhan Merak
-
Erupsi Anak Krakatau Meluas: Penerbangan di Soekarno-Hatta, Halim, dan Radin Inten II Terganggu
-
Erupsi Anak Krakatau Landa 15 Kecamatan di Banten-Lampung, Hujan Abu Capai Jakarta
-
Semua Wilayah di Tangerang Terpapar Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau