SuaraBanten.id - Memasuki H-1 lebaran atau Selasa (9/4/2024), intensitas pemudik dengan kendaraan roda empat di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten sudah mulai menurun dibandingkan dengan di H-2, H-3 dan H-4.
Seperti yang terpantau di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak pada pukul 13.50 WIB, kepadatan kendaraan hanya terjadi di areal buffer zone yang menjadi lokasi tunggu untuk masuk ke dalam kapal.
Sementara, sudah tak terlihat adanya antrian kendaraan yang mengular dari areal buffer zone hingga ke gerbang masuk pelabuhan seperti di hari sebelumnya.
Seorang pemudik dari, Abdul (52) mengaku dirinya bisa langsung masuk ke dalam areal buffer zone tanpa harus mengantri ataupun bermacet-macetan di depan gerbang masuk dermaga eksekutif Pelabuhan Merak.
"Tadi nyampe sini jam 10-an. Engga (ngantri), langsung masuk sini, ini tinggal nunggu masuk kapal," kata Sukur ditemui di dermaga eksekutif, Selasa (9/4/2024).
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin membenarkan adanya tren penurunan pemudik roda empat di Pelabuhan Merak pada H-1 berdasarkan reservasi tiket kapal ferry tujuan Pelabuhan Bakauheuni.
Menurutnya, puncak arus mudik lebaran 2024 di Pelabuhan Merak sudah terjadi di H-4 atau Sabtu (7/4) lalu sehingga membuat areal dermaga sempat mengalami stuck.
"Total untuk ticketingnya benar, puncaknya itu adalah tanggal 7. Namun dari prediksi kita memang ini (H-1) sudah turun, karena dari reservasu juga sudah berkurang sekali. Jadi dipastikan puncaknya sudah di tanggal 7," ungkap Shelvy.
Kontributor : Yandi Sofyan
Baca Juga: Fortuner Tubruk Dua Motor di Kaduhejo Banten, Satu Orang Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa