SuaraBanten.id - Sejumlah anak muda yang diduga merupakan anggota gengster kembali berulah di Kota Cilegon, Banten. Para anggota gengster itu beraksi di sekitar Jalan Raya Pelabuhan Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten pada Selasa (2/1/2024).
Aksi gengster yang membawa senjata tajam (Sajam) itu sangat meresahkan masyarakat sekitar. Video terkait gengster ini juga bahkan belakangan beredar di media sosial.
Peristiwa penyerangan gengster itu diperkirakan terjadi pada pukul 02.00 WIB, gerombolan gangster bersenjata tajam melakukan penyerangan terhadap kelompok lainnya.
"Lokasi kejadiannya di depan Martabak Hokky Monalisa Pulomerak," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id).
Warga berharap pihak kepolisian menindak para pelaku guna membuat jera. Ini lantaran para remaja yang tergabung pada gerombolan gengster tersebut kerap melakukan aksi berbahaya karena membawa senjata dan dikhawatirkan membahayakan masyarakat.
Camat Pulomerak Hoero Sanjaya membenarkan beredarnya video gengster tersebut. Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melacak para anggota gengster tersebut.
“Saya sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Koramil untuk mengetahui gengster itu dari kelompok mana. Khawatir mereka itu pendatang dari daerah lain,” ucapnya.
Terkait hal ini belum ada tanggapan dari pihak kepolisian setempat. Wartawan masih mencoba mengkonfirmasi.
Baca Juga: Pria yang Diduga Hendak Perkosa Karyawan Mixue Ditetapkan Jadi Tersangka
Berita Terkait
-
Pria yang Diduga Hendak Perkosa Karyawan Mixue Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Petani di Lebak Ditahan Polisi Usai Laporkan Mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya
-
Camat Cibeber Diduga Kampanyekan Anak Wali Kota Cilegon yang Nyalon Dewan
-
Suku Baduy, Sejarah Hingga Alasan Kenapa Mereka Tinggal di Pedalaman Lebak?
-
Cerita Kaesang Sering Dipanggil Gibran, Hingga Bahas Kemungkinan Kakaknya Gabung PSI
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil