SuaraBanten.id - Kondisi dua kelas SDN 1 Cimanggu di Desa Tugu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten yang mengalami kerusakan membuat para siswa mesti belajar di teras sekolah.
Ruang kelas SDN 1 Cimanggu mengalami rusak berat akibat tertimpa pohon tumbang. Kerusakan dampak tertimpa pohon tumbang itu terjadi di dua kelas yakni kelas 3 dan 4.
Kepala SDN Tugu 1, Sunayah mengatakan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa kelas 3 dan kelas 4 yang tertimpa pohon terpaksa dilakukan di teras sekolah.
Pembelajaran di teras itu dilakukan lantaran 2 ruangan kelas mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon usai tertimpa pohon durian yang tumbang.
Kata Sunayah, peristiwa pohon tumbang yang menimpa bangunan SDN Cimanggu 1 terjadi pada Minggu (25/11/2023) lalu sekira pukul 01.30 WIB lalu. Karena kejadian itu, 2 ruangan kelas rusak dan tidak bisa digunakan untuk sementara waktu.
“Hujan disertai angin membuat pohon yang berada di dekat bangunan sekolah tumbang dan menimpa atap sekolah. Kejadiannya malam hari dan waktu kejadian warga yang belum tertidur langsung ke lokasi karena terdengar suara benturan keras,” kata Sunayah dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Kamis (30/11/2023).
Sunayah mengungkapkan, peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa lantaran saat kejadian tidak ada aktifitas belajar mengajar.
Namun, beberapa peralatan belajar dan peralatan sekolah mengalami kerusakan usai kejadian dua kelas tersebut terimpa pohon tumbang.
"Barang rusak itu hanya buku-buku pelajaran siswa, karena waktu itu sebelum pohon roboh memang ada hujan jadi buku rusaknya basah karena kehujanan," ungkapnya.
Baca Juga: UMK Banten 2024 Ditetapkan Pemprov, Segini Besarannya
Mengantisipasi hal yang tak diinginkan, sebanyak 36 siswa dari kelas 3 dan 4 untuk sementara waktu belajar di teras sambil menunggu adanya perbaikan dari dinas terkait.
“Untuk KBM sementara ini dilakukan di luar kelas. Ada sekitar 36 siswa yang belajar di luar kelas. Pembelajaran teras dilakukan dari Senin kemarin,” terangnya.
Ia juga mengaku sudah melaporkan kejadian itu ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang dan sudah mendapatkan kabar kapan bangunan tersebut bisa direhab.
“Tanggapan dari Sapras (Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Pandeglang) alhamdulillah sudah ada perencanaan, akan direhab sekitar bulan Juni (2024) kurang lebihnya katanya. Harapan kami, ingin secepatnya ada perbaikan rehab biar siswa siswa bisa belajar seperti biasa di dalam ruangan kelas,” harapnya.
Berita Terkait
-
TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter
-
Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Ditinggal Tidur Usai Nonton Piala Dunia, Pick Up Pengusaha Matrial Anyer Ditemukan di Pemalang
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai