SuaraBanten.id - Dua orang penambang batu di Kampung Cibaga, Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten meninggal dunia tertibun longsor, Selasa (1/11/2022).
Kedua korban tersebut yakni, Rahmat (40), warga Kampung Sekong, Desa Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon dan Seno asal Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten.
Dua penambang batu tertimbun longsor sekira pukul 14.30 WIB saat Rahmat sebagai operator breaker sedang menambang batu bersama Seno, sebagai operator excavator. Saat penambangan dengan alat berat tiba-tiba batu longsor menimpa excavator.
Menurut informasi, jasad kedua penambang itu pertama kali ditemukan perusahaan karena lokasi penambangan tak jauh dari perusahaan tersebut. Kejadian itu pun kemudian lansung dilaporkan kepada pihak desa agar dilakukan evakuasi.
Evakuasi korban membutuhkan waktu, sekira pukul 19.00 WIB, jasad Rahmat berhasil dievakuasi dan sudah diantarkan kepada pihak keluarganya.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya orang tertimbun longsoran pada pukul 20.05 WIB.
“BPBD Kabupaten Serang langsung memberangkatkan anggota TRC guna melakukan assesment dan penanganan,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (2/11/2022).
Sesampainya di lokasi, Anggota TRC BPBD Kabupaten Serang langsung berkoordinasi dengan Basarnas Banten, Polsek setempat serta tim INAFIS.
Sekira pukul 21.00 WIB, petugas gabungan berhasil mengevakuasi tubuh Seno dan langsung dibawa ambulans menuju rumah sakit.
Baca Juga: Geng All Star Serang Timur dan Rekam Jejak Kriminal Mereka, Sering Buat Warga Resah
“Kedua korban berhasil dievakuasi dan ada yang sudah diantar ke rumah duka lalu satu korban diantar menggunakan ambulans menuju rumah sakit,” ujar Nana.
Berita Terkait
-
BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!
-
Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027
-
Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada
-
Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam
-
Curi Suku Cadang Dua Kapal, Tiga Orang Ditangkap dengan Kerugian Rp800 Juta
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi