SuaraBanten.id - All Star Serang Timur menjadi salah satu geng motor yang cukup meresahkan warga Kabupaten dan Kota Serang, Banten. Geng All Star ternyata mempunyai beberapa rekam jejak kriminal di sekitar Serang, Banten.
All Star Serang timur pada Maret 2021 silam diringkus polisi usai video viral aksi mereka di perempatan Ciceri beredar di media sosial.
Saat itu ratusan anggota geng memblokade Jalan Perempatan Ciceri, Kota Serang sambil mengacungkan senjata tajam (sajam) demi membalas dendam kepada kelompok lainnya.
Polisi juga menangkap 16 orang remaja termasuk ketua geng jalanan AM (17) yang tergabung dalam All Star di markas mereka yang terletak di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/12/2021) lalu.
Geng All Star yang ditangkap di Kecamatan Cisoka disebut-sebut sebagai All Star Tigaraksa. Kemudian sekitar 22 anggota dari geng Bikini Bottom dan Reuni Akbar juga diamankan.
Puluhan anggota geng motor ituditangkap oleh Subdit Jatanras Polda Banten bersama Satreskrim Polresta Tangerang lantaran hendak melakukan aksi kekerasan antar kelompok dan memiliki senjata tajam. Aksi tersebut diumumkan dalam ajakan live streaming yang disiarkan di Instagram All Star.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, 7 anggota geng All Star yang masih di bawah umur ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dengan ketentuan sistem peradilan pidana anak.
Pada Oktober 2022, warga kembali dihebohkan dengan isu terkait rencana pesta ulang tahun geng motor All Star Serang Timur di Pantai Anyer serta terungkapnya sebuah lokasi di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang yang diduga menjadi tempat berkumpul mereka.
Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan, perihal ulah gengster All Star dan sejumlah kelompok berandal jalanan lainnya, ia telah melakukan berbagai upaya pro aktif untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Banten 2 November 2022, Kota Tangerang Diguyur Hujan Malam Hari
“Kemudian upaya-upaya pro aktifnya melakukan patroli dengan cara mencari orang-orang yang membawa senjata tajam (sajam), namanya membawa sajam itu membawa barang-barang terlarang. Itu ada hukumannya dan undang-undangnya,” ujarnya kepada BantenNews.co.id ketika ditemui di Polres Serang usai Konferensi Pers pada Senin (31/10/2022).
Terkait pendalaman mengenai kelompok All Star Serang Timur yang berulang kali membuat ulah, pihak kepolisian akan menindak tegas gengster manapun.
Meski beberapa anggota gengster yang mengatasnamakan All Star Serang Timur itu ditangkap di luar wilayah hukum Polres Serang, pihaknya tetap memberikan imbauan kepada beberapa orang yang diduga terlibat dalam geng tersebut.
“Kalau dari kita karena memang itu tempatnya di kota, sementara kita cek dari akun-akunnya dan beberapa orang sudah kita imbau. Mereka sendiri sudah menyatakan bahwa mereka tidak membenarkan adanya kekerasan terhadap masyarakat umum,” kata Yudha.
Meski demikian, Yudha meminta orang tua dan sekolah untuk mengawasi anak maupun siswanya.
“Kalau dari Polres Serang sendiri tetap berupaya untuk melakukan imbauan ke sekolah-sekolah agar anak-anak itu bisa diawasi. Saya imbau kepada orangtua yang memiliki anak maupun siswa untuk selalu mengawasi,” imbau Yudha.
Berita Terkait
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Local Pride Mendunia! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Kualitas Bintang 5 Juni 2026
-
TPAS Cilowong Membludak! Puluhan Truk Sampah Antre Akibat Jadwal Buang Sampah Bentrok
-
Resmi Turun Mulai 1 Juni! Cek Rincian Harga Baru Solar Shell dan Pertamina Dex
-
Kebakaran Hebat di Sukamulya Tangerang, Satu Orang Tewas Terbakar di Dalam Bengkel
-
Satu Tahun Ratu Zakiyah-Najib, Program Pendidikan dan Kesehatan Tuai Apresiasi Dewan