SuaraBanten.id - Seorang pengusaha asal Kota Serang, Banten meninggal dunia usai ditusuk orang tidak dikenal, usai pulang Salat Jumat.
Peristiwa penusukan pengusaha Serang itu terjadi pada Jumat (21/10/2022) usai selesai Salat Jumat.
Saat ini personel Polresta Serang Kota bersama Polsek Serang sedang melakukan penyelidikan terkait kasus penusukan yang mengakibatkan pengusaha di Kota Serang meninggal dunia.
“Belum diketahui motif pelaku melakukan aksinya tersebut, hingga saat ini Polsek Serang bersama Satreskrim Polresta Serang Kota sedang melakukan penyelidikan dengan melakukan pengecekan terhadap rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian dan memeriksa saksi-saksi,” ujar Kapolsek Serang, AKP Tedy Heru Murtianto, mengutip dari Bantennews -jaringan Suara.com.
Teddy menjelaskan korban seorang laki-laki berinisial MN (37) seorang wiraswasta yang merupakan warga Lingkungan Kebaharan Mesjid, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Korban meninggal dunia akibat luka tusukan senjata tajam pada bagian punggung.
“Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (21/10/2022) pukul 13.00 WIB di Jalan Banten Kebaharan Mesjid, Kelurahan Serang, Kota Serang. Awalnya korban pulang melaksanakan salat Jumat di masjid tempat tinggal korban.
Korban berangkat dari rumah menuju masjid menggunakan motor. Dan saat hendak pulang, di perjalanan korban ditusuk dari belakang oleh orang yang belum diketahui sebanyak satu kali dengan menggunakan senjata tajam.
“Sehingga korban mengalami luka sobek pada bagian punggung,” kata Tedy.
Baca Juga: Seorang Wanita Ditusuk Orang Misterius yang Berpura-Pura Sebagai Petugas Sensus
Pelaku setelah melakukan perbuatannya tersebut langsung kabur menggunakan motor. “Selanjutnya korban pergi ke rumah kakak korban yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Korban pingsan di rumah kakaknya tersebut karena kehabisan darah. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit terdekat, namun korban meninggal dunia akibat luka tusuk pada bagian punggung,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Seorang Wanita Ditusuk Orang Misterius yang Berpura-Pura Sebagai Petugas Sensus
-
Wanita di Bogor Ditusuk OTK Yang Mengaku Petugas Sensus Penduduk, Polisi Langsung Kejar Pelaku
-
Pengusaha Bakal Lesu Terkait Ancaman Pidana Bagi Pasangan Belum Nikah Check-in di Hotel
-
Heboh Kasus Gangguan Ginjal Pada Anak, Dinkes Banten Minta Seluruh Apotek Tidak Jual Obat Demam Anak dalam Bentuk Sirup
-
Tiga Tahun Mengingat Noven Pelajar di Bogor Tewas Ditusuk Kasusnya Tak Terungkap
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang
-
Wali Kota Cilegon: Idul Adha 1447 H Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
-
Sapi Kurban Presiden RI Berbobot 1,1 Ton Disalurkan untuk Warga Cilegon