SuaraBanten.id - Kampung Cokel, Desa Curugbitung, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, dijadikan tempat lokasi pengoplos gas subsidi oleh DA alias Ucil (19), NK (21) dan AP (33).
Hal tersebut terbukti, usai ada laporan dari masyarakat terkait aktivitas pengoplos gas subsidi yang dilakukan warga Cipanas dan Curugbitung, Lebak.
Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan mengatakan, para pelaku beraksi dengan membeli terlebih dahulu tabung gas subsidi secara mengecer ke warung-warung lalu di oplos atau disuntikkan ke tabung gas berukuran 5,5 kilogram, 12 kilogram dan 50 kilogram.
“Mereka sudah ahli. Proses suntik berlangsung cepat menggunakan selang regulator yang sudah dirakit,” katanya, mengutip dari BantenHits -jaringan Suara.com, Jumat (9/9/2022).
“Ada teknik juga agar proses suntik berlangsung cepat,” sambungnya.
Wiwin menerangkan dari hasil proses suntik atau oplos tabung gas subsidi para pelaku berhasil mendapatkan keuntungan sebesar Rp 10 juta.
“Ada 203 tabung gas subsidi, 2 tabung 5,5 kilogram, 90 tabung 12 kilogram dan 12 tabung 50 kilogram yang berhasil kita amankan termasuk dua mobil bak terbuka,” terangnya.
Sementara Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono mengatakan pengoplos atau suntik tabung gas subsidi ini berlangsung dua bulan.
Mereka, menurut Indik, bermarkas di sebuah rumah terpencil di Kecamatan Curugbitung.
“Mereka ini ngecer dulu nih nyari tabung si melon. Sudah dapat baru disuntik,”tuturnya.
“Proses nya cepat karena ada tekniknya ternyata,”sambungnya.
Menurut Indik, tabung 12 kilogram dan 50 kilogram hasil suntikkan ini dijual mereka ke wilayah Serang dan Tangerang.
“Mereka biasa memasarkan ke Tangerang dan Serang,”tuturnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku disangkakan Pasal 55 undang undang RI no 11 tahun 2020 tentang cipta kerja perubahan atas undang undang RI no 22 tahun 2021 tentang minyak dan gas bumi dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Orang Tua Siswa SD Korban Penganiayaan Oknum Polisi Banten Berpangkat AKBP Cabut Laporan: Sebenarnya Ingin Lanjut, Tapi
-
Tanggapi Penolakan Pendirian Gereja di Cilegon, Ishom: Jika Syarat Terpenuhi Jangan Ditolak
-
Srikandi Ganjar Banten: Pemimpin Yang Peduli Isu Perempuan Dan Wong Cilik
-
Rektor UIN Banten Bubarkan Mass Aksi Demo Kenaikan Harga BBM
-
Diduga Disiksa Anak Majikan, TKW Asal Serang Banten Nangis Mau Pulang ke Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia