"Tunggu, tunggu, tunggu, Marcel dulunya bergaul sama dukun-dukun tapi bukan berarti dia dukun dong," tanya Uya.
"Dia dukun, dia dukun dan sekarang legalitasnya sudah ada dia seorang dukun. Reki itu mengeluarkan sertifikat Master seorang Marcel Radhival," kata Firdaus.
"Serifikat Reki itu hanya dikeluarkan untuk orang-orang yang punya ahli metafisika artinya secara defakto dia itu adalah seorang dukun. Nah dia juga cabul, diduga cabul dan dia diduga penipu karna dia sendiri yang berbicara," jelas Firdaus menambahkan.
"Siapa yang bicara?," timpal Uya.
"Dia juga berbicara bahwa dukun itu penipu dan cabul berarti dia cabul dan penipu. Ada satu video dia kemarin diduga bacul juga menghipnotis seorang wanita. Dia memangku seorang wanita dan melakukan perbuatan cabul, diduga cabul. Jadi Marcel ini berbicara tentang dukun cabul dan dukun penipu itu mengena pada dia sendiri. Sama seperti nampar mukanya dia sendiri gitu," ujar Firdaus.
"Kalau kita berbicara Marcel Radhival itu berbicara sebagai pesulap dia tidak punya izin, tidak punya legalitas begitu sebagai pesulap karna dia tidak masuk dalam lembar negara manapun," imbuhnya.
Saat mendengar hal tersebut Uya menimpali jika dirinya yang seorang pesulap juga tidak memiliki izin namun Firdaus beranggapan jika para pesulap harus segera membuat ijin agar tidak dikatakan pesulap ilegal.
"Saya pesulap juga gak punya ijin," tutur Uya langsung.
"Ya itulah ya saya bilang tadi ini masukan dari kami bahwa pesulap-pesulap harus segera membuat ijin agar tidak dibilang pesulap ilegal. Karna semua orang yang mengaku dukun pun harus punya legalitas termasuk persatuan dukun yang saya pegang sekarang ini," papar Firdaus.
Baca Juga: Vidio Viral Keluarga Pasien Toyor Kepala Perawat Rumah Sakit Berbuntut Panjang
"Mereka punya update pendirian, mereka punya Kemenkumham segalanya jelas. Hipnoterapi, supranatural dan lain-lain termasuk dukun. Mereka tercatut di lembar negara makanya mereka bisa melaporkan si Marcel Radhival," jawab kuasa hukum Persatuan Dukun se-Indonesia itu.
Ternyata dari unggahan video tersebut tetap banyak warganet yang memberikan komentar dukungan kepada si Pesulap Merah dan berkomentar pedas terhadap apa yang disampaikan Firdaus yang hanya ingin naik daun saja.
"intinya dia pengen naik daun lewat pesulap merah," kata akun @ja****,)
"marsel kan memang udh pernah bilang klo pernah belajar perdukunan makanya dia tau seluk beluknya para dukun2 itu," ungkap @Mi****na.
"berlatih perdukunan...untuk membongkar dukun palsu.........*betul gk??*," imbuh @_Y****a_
"memang kalo orang berbuat baik tuh ujian nya byk..yg sabar bang marchel netizen mendukung mu..(emot tertawa)," timpal @Az****ri.
Tag
Berita Terkait
-
Cewek Ini Ngaku Kena Prank Pengobatan Gus Samsudin, Kepala Diuyel-uyel untuk Simpan Keris
-
Vidio Viral Keluarga Pasien Toyor Kepala Perawat Rumah Sakit Berbuntut Panjang
-
Sekdis Dindik Cilegon Soal Bullying Siswa SMPN 6 Merak: Orangtua Pelaku dan Korban Sudah Dipanggil
-
Lewati Rel Kereta Api, Pengendara Ini Kaget Ban Belakang Motornya Lepas
-
Pria Ngaku Cicit Mbah Priok Tuai Cibiran Warganet
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Buntut Tragedi Bekasi Timur, Tangerang Bakal Evaluasi Total Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Tempuh 50 Km Pakai Motor, Nana Rela Libur Narik Bus Demi Temani Putri Tercinta Ujian