SuaraBanten.id - Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Suhendi angkat suara soal insiden dua siswa SMPN 6 Merak yang dibully oleh kakak kelasnya. Dalam video viral yang beredar dua siswa itu ditampar hingga ditendang oleh pelaku.
Terkait kejadian itu, Sekretaris Dindik Kota Cilegon, Suhendi membenarkan video viral yang beredar itu merupakan siswa dari salah satu SMP yang terdapat di Kota Cilegon. Bahkan, Ia juga menyampaikan insiden pembullyan itu terjadi pada Rabu (17/8/2022) lalu selepas pulang dari sekolah.
"Ya, mungkin karena ada ketersinggungan. Namanya anak-anak mungkin dari saling ejek atau apalah mungkin, mungkin tersinggung akhirnya ada tindakan seperti itu," kata Sekretaris Dindik Kota Cilegon, Suhendi saat dikonfirmasi, Sabtu (20/8/2022).
Dalam video itu, dikatakan Suhendi, hanya terdapat satu orang yang melakukan perundungan atau bullying. Namun, akan menjadi cerita lain jika kedua siswa korban bullying melakukan perlawanan.
Baca Juga: Viral 2 Siswa SMPN 6 Merak Dibully Kakak Kelas, Netizen Geram: Ditunggu Video Penangkapannya!
"Untung yang ininya (kedua korban) tidak melawan, kalau melawan enggak tau itu," ucapnya.
Meski begitu, Ia mengaku telah melakukan langkah langkah hingga mendata dan menegur sekolah sejak video itu beredar. Termasuk, memanggil orang tua dari korban maupun tersangka bullying.
"Sekolah sudah memanggil orang tua kedua belah pihak ke sekolah untuk dimediasi dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal yang bertentangan dengan yang diajarkan di sekolah itu," terangnya.
"Hari ini pun sekolah melakukan pertemuan lagi dengan orang tua kedua belah pihak yang bersangkutan supaya tidak terulang lagi," sambungnya.
Namun, untuk sanksi bagi pelaku bullying Ia menyerahkan kebijakan tersebut pada pihak sekolah. Tapi, Dindik Kota Cilegon menyarankan untuk dibina terlebih dahulu.
Baca Juga: Keterlaluan! Tetangga Rese Karaokean Siang Malam Pakai Speaker, saat Ditegur Baik-baik Malah Nonjok
"Untuk sanksi diserahkan ke sekolah yang melakukan itu, kan sekolah punya aturan kalau seperti itu apa sanksinya" ucapnya.
Berita Terkait
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Bakamla Evakuasi 12 ABK Kapal Motor Mutiara Ferindo 2 yang Terbakar di Perairan Banten
-
Pantai Anyer dan Carita Dipenuhi Pengunjung, Intip 5 Rekomendasi Pantai Indah Lainnya di Banten
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR