- Menteri AHY menanggapi serius kerusakan jalan penghubung Banten-Jawa Barat di Lebak usai acara di Serang, Sabtu (21/2/2026).
- Preservasi dan pemeliharaan jalan secara berkala ditekankan AHY, penanganan bergantung status jalan tersebut apakah jalan nasional.
- Pemerintah pusat telah menyiapkan alat berat dan material untuk perbaikan mendesak menjelang arus mudik Lebaran 2026.
SuaraBanten.id - Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Provinsi Banten dan Jawa Barat, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak, yang dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik, kini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan akan mendorong percepatan penanganan jalan rusak tersebut.
Hal tersebut disampaikan AHY saat merespons pertanyaan terkait kondisi jalan penghubung itu, usai acara bersama Fekraf Banten di Kota Serang, Sabtu (21/2/2026).
AHY menekankan bahwa preservasi dan pemeliharaan jalan secara berkala harus dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah dan mengganggu mobilitas warga.
"Maintenance jalan harus dilakukan dari waktu ke waktu, terutama pada jalan-jalan yang digunakan masyarakat setiap hari," katanya kepada wartawan.
Menurut AHY, apabila ruas jalan tersebut berstatus sebagai jalan nasional, maka penanganannya menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR).
"Kalau itu memang menjadi domain jalan nasional, tentu menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum. Saya akan cek langsung dan mendorong agar segera ditindaklanjuti,” ujar AHY.
AHY menegaskan, pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dalam memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap layak dan aman digunakan masyarakat.
Menteri Koordinator AHY menyoroti urgensi perbaikan jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026 yang akan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.
Baca Juga: 6 Jalan Ini Jadi Prioritas Perbaikan di Banten Jelang Mudik Lebaran 2026
"Sudah dipersiapkan lokasi-lokasi yang mungkin terjadi kerusakan. Alat berat dan material juga disiapkan," tukasnya.
Berita Terkait
-
6 Jalan Ini Jadi Prioritas Perbaikan di Banten Jelang Mudik Lebaran 2026
-
Healing Seru! 4 Destinasi Alam di Lebak dan Cilegon Bagi Gen Z
-
Misteri Bau Menyengat di Kali Serpong Terjawab, Ini Penyebabnya
-
4 Surga Wisata Alam di Lebak dan Pandeglang yang Wajib Masuk 'Bucket List' Kamu
-
Harga Gula Aren Lebak Mulai Meroket Jelang Ramadan 2026, Omzet Pedagang Tembus Rp30 Juta Sehari
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor
-
Berani Bicara! Kasus Ayah Tiri di Serang Terbongkar Setelah Korban Melapor ke Ayah Kandung
-
Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang
-
Ratusan Warga DKI dan Jabar Serbu Domisili Baru di Kabupaten Tangerang, Apa Alasannya?
-
Viral! Guru Silat di Serang Dihajar Massa Usai Cabuli 5 Murid di Bawah Umur