- Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap seorang perempuan di Kampung Pakel Mesjid, Serang, yang terjadi pada Mei 2026.
- Terduga pelaku berinisial AS nekat menghabisi nyawa korban karena merasa sakit hati setelah permintaan modal usahanya ditolak.
- Pelaku berhasil ditangkap di Pamulang, Tangerang Selatan, dan kini terancam hukuman penjara seumur hidup atas perbuatannya tersebut.
SuaraBanten.id - Polisi akhirnya mengungkap motif pembunuhan terhadap perempuan yang jasadnya ditemukan tergantung di pohon di kebun warga di Kampung Pakel Mesjid, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten pada Senin (18/5/2026) lalu.
Kasatreskrim Polresta Serang Kota Kompol Alfano Ramadhan menjelaskan dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku berinisial AS (47) warga Lingkungan Babakan, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, memiliki hubungan dekat dengan korban.
Menurutnya, terduga pelaku AS nekat menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati setelah permintaan uang untuk modal usaha ditolak mentah-mentah oleh korban. Keduanya sempat terlibat cekcok hingga berujung pembunuhan.
"Keduanya bertemu di lokasi kejadian pada malam hari untuk membahas usaha dan permintaan modal oleh terduga pelaku," kata Alfano, Minggu (24/5/2026).
"Kemudian berujung pertengkaran hingga memicu emosi pelaku. Dan pelaku mengaku tersinggung karena korban mengeluarkan kata-kata kasar," imbuhnya.
Dikatakan Alfano, terduga pelaku nekat melakukan kekerasan terhadap korban hingga membuat korban tak sadarkan diri, kemudian terduga pelaku mengikat leher korban dengan seutas tali dan menggantungnya di sebuah pohon.
"Pengakuan pelaku, korban sempat dipiting hingga pingsan. Setelah itu leher korban diikat dan tubuhnya digantung di pohon di kebun milik warga," ungkapnya.
Diakui Alfano, terduga pelaku sempat mencoba melarikan diri usai melakukan pembunuhan hingga akhirnya tertangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Garuda Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan pada Jumat 22 Mei 2026.
"Dari hasil penyelidikan, pelaku diamankan di sebuah rumah kontrakan milik kerabatnya di Pamulang, Tangerang Selatan. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan," kata Alfano.
Baca Juga: Pabrik Kimia PT MCCI Diduga Meledak, Asap Putih dan Bau Menyengat Hantam Pemukiman
Saat ini, terduga pelaku AS telah ditahan di ruang tahanan Mapolresta Serang Kota guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia dijerat pasal 459 junto pasal 458 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Pabrik Kimia PT MCCI Diduga Meledak, Asap Putih dan Bau Menyengat Hantam Pemukiman
-
Sosok Yanti Mustati, Dewan Perempuan Peraih Suara Terbanyak, Tetap Luangkan Waktu Mengajar Ngaji
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Polisi Tangkap Pria Berinisial S, Terduga Pembunuh Wanita yang Membusuk di Cipocok Jaya
-
Bak Main Sulap! Jabatan Sekda Tangsel Diam-Diam Diperpanjang, Pemkot Dituding Penuh Intrik
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
-
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan
-
Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi
-
Dua Kernet Bus Ditangkap Usai Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang
-
Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026