- Warga menemukan jasad Babay (41) dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di Kampung Pakel, Serang, pada Senin (18/5/2026).
- Pihak kepolisian menyatakan kematian korban bukan bunuh diri, melainkan kasus pembunuhan setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh petugas.
- Kepolisian telah menangkap seorang pria berinisial S yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap korban di Kota Serang tersebut.
SuaraBanten.id - Misteri kematian perempuan yang ditemukan tergantung di pohon di kebun milik warga di Kampung Pakel Mesjid, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten pada Senin (18/5/2026) lalu, akhirnya mulai terungkap.
Pihak kepolisian menyatakan bila kematian korban bernama Babay (41) bukanlah kasus bunuh diri, melainkan korban pembunuhan. Korban diketahui telah hilang selama sepekan sebelum ditemukan tewas tergantung di pohon dengan kondisi tubuh berlumuran cairan hitam berwarna pekat karena sudah membusuk.
Dari informasi yang dihimpun, seorang pria berinisial S dan disebut memiliki hubungan dekat dengan korban diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan. Dan saat ini telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan membenarkan prihal penangkapan seorang pria tersebut. Menurutnya, saat ini proses pemeriksaan dan pendalaman terhadap terduga pelaku masih terus dilakukan.
"Alhamdulillah semalam sudah ditangkap terduga pelaku pembunuhan wanita tergantung," kata Alfano, Jumat (22/5/2026).
Oleh sebab itu, diakui Alfano, dirinya masih belum bisa merinci kronologis maupun motif dibalik terduga pelaku tega membunuh korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan oleh penyidik.
"Intinya sudah ditangkap semalam, kami yakini itu pelaku," ujarnya.
Sebelumnya, warga Kampung Pakel, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad perempuan tergantung di sebuah pohon di kebun milik warga pada Senin (18/5/2026) sore.
Saat ditemukan, kondisi jasad tersebut sudah mengeluarkan bau tak sedap dan hampir membusuk. Bahkan, sekujur tubuhnya dipenuhi cairan berwarna hitam pekat.
Baca Juga: Bak Main Sulap! Jabatan Sekda Tangsel Diam-Diam Diperpanjang, Pemkot Dituding Penuh Intrik
Salah seorang warga setempat, Juli, mengatakan jasad perempuan tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang sedang mencari rumput untuk pakan ternak pada pukul 17.30 WIB.
"Ditemukan sudah tergantung. Kondisinya hitam, bau dan membusuk," kata Juli, Senin (18/5/2026) malam.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Bak Main Sulap! Jabatan Sekda Tangsel Diam-Diam Diperpanjang, Pemkot Dituding Penuh Intrik
-
Mafia Tanah Terbongkar! 7 Fakta Penahanan 6 Pejabat BPN Kota Serang Terkait Pungli Rp2 Miliar
-
Urus Administrasi Tanah Pakai Uang Pelicin, 6 Pejabat BPN Serang Berakhir di Jeruji Besi
-
Satu Pekan Hilang, Ibu Rumah Tangga di Serang Ditemukan Tewas Penuh Luka Memar
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda