Hairul Alwan
Kamis, 03 Maret 2022 | 22:26 WIB
Jubir Alumni 212, Habib Novel Bamukmin (Suara.com/Chyntia)

SuaraBanten.id - Pernyataan kontrofersi Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut yang dianggap menyamakan adzan dengan gonggongan anjing berbuntut panjang. Persaudaraan Alumni atau PA 212 berencana menggelar aksi bela Islam di depan Kantor Kemenag, besok, Jumat (4/3/2022).

Dalam aksi besok PA 212 menuntut Gus Yaqut mundur dari jabatan Menteri Agama lantaran dinilai tidak mampu menjabat dan hanya membuat gaduh selama menjabat.

Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin mengkonfirmasi rencana aksi yang akan berlangsung besok ini. Kata Novel, kalimat suci adzan tidak pantas disandingkan dengan anjing yang najis.

“Bakda Jumat dilaksanakan. Jumlah umat yang hadir belum bisa di estimasi”, kata Novel Bamikmin, dikutip dari Terkini.id--Jaringan Suara.com, Kamis (3/3/2022).

Dalam aksi itu, lanjut Novel, massa aksi akan menyampaikan tiga tuntutan, pertama PA 212 meminta Gus Yaqut Mundur dari Menag.

Selanjutnya, meminta pihak berwajib memproses dan penjarakan penoda agama. Terakhir, meminta Gus Yaqut menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh umat Islam.

Diketahui, sebelumnya Koalisi Ulama, Habaib, dan Pengacara Anti Penodaan Agama (KUHAP APA) melaporkan Gus Yaqut ke Bareskrim Polri terkait adzan dan gonggongan anjing. Namun, laporan tersebut ditolak oleh pihak kepolisian.

Tak hanya melaporkan mantan Ketua Banser, Novel Bamukmin menyebut PA 212 akan melaksanakan perintah Habib Rizieq Shihab untuk melakukan Aksi Bela Islam terhadap pernyataan Gus Yaqut.

Seperti diketahui, banyak pihak yang keberatan dengan pernyataan Menag Yaqut yang membandingkan suara adzan dengan gonggongan anjing. Meski demikian, belum ada pernyataan permohonan maaf secara resmi dari Menag Yaqut terkait pernyataannya itu.

Baca Juga: Singgung Dendam Ormas Radikal, Denny Siregar Bongkar Oknum Dibalik Kehebohan Pernyataan Soal Adzan dan Gonggongan Anjing

Load More