SuaraBanten.id - Dua orang pelaku bajing loncat di Jalan Raya Cilegon-Anyer dibekuk personel Reskrim Polsek Ciwandan, Selasa (15/2/2022). Aksi bajing loncat yang terekam video tersebut belakangan sempat viral di media sosial.
Kedua pelaku berinisial MHT (32) dan HMD (16) diamankan dikediamannya masing-masing yang berada di Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Dalam aksinya, pelaku menggunakan motor tanpa plat nomor untuk mengelabuhi petugas.
Namun, karena aksinya berhasil diabadikan warga yang melintas dan beredar di medsos hingga viral. Polisi berhasil mengamankan pelaku dihari yang sama dalam waktu kurang dari 24 jam.
HMD (16) salah satu pelaku yang masih duduk di kelas 2 SMA di Kota Cilegon mengaku sudah dua kali melakukan aksi tersebut.
"Udah dua kali, yang pertama mah aman, yang kedua ini ketangkep polisi," ungkap HMD dengan wajah tampak menyesal, Kamis (17/2/2022).
Ia juga menyampaikan, bahwa hal itu dilakukan karena banyaknya waktu luang yang kosong lantaran pembelajaran di sekolah masih online.
"Kan sekolah masih online, karena diajak aja ini mah, lumayan buat beli rokok," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Ciwandan Kompol Rifki Seftirian mengatakan, awalnya petugas mendapatkan laporan adanya bajing loncat dari video aksi terduga pelaku yang viral di medsos. Serta laporan dari pihak perusahaan pemilik truk.
"Kami dapat laporan dari video yang beredar dan pihak perusahaan pemilik truk, PT KJL. Kami langsung melakukan upaya lidik dan penangkapan terdeteksi ada yang mengenali kendaraan tersebut akhirnya kita telusuri dan kita datangi dirumahnya langsung kita amankan disitu juga," ungkapnya saat konferensi pers di Mapolsek Ciwandan, Kamis (17/2/2022).
Baca Juga: Aksi Pria Jahil Melangkahi Teman Saat Makan Kelewat Bercanda, Warganet Kecam: Dosa Sakiti Hati Orang
"Pelaku dua orang, satu orang dibawah umur diajak sama yang dewasa, motifnya ekonomi karena hasil barang yang mereka curi ini akan dijual," imbuhnya.
Lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku baru melakukan aksinya sebanyak dua kali. Dikatakan Rifki, awal mulanya pada hari Selasa (15/2/2022) pukul 15.00 WIB kedua pelaku menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah putih tanpa plat nomor.
Mereka membuntuti kendaraan dump truk tronton merk mercy Nopol A 9749 TX warna putih milik PT. KJL yang di kemudikan oleh Saudara Azhari yang bermuatan SBM dari pelabuhan KBS.
"Nah, dari belakang bak sepeda motor didekatkan pelaku, kemudian memanjat bak kendaraan dan naik ke dalam bak, lalu pelaku memasukan SBM ke dalam karung yang sudah disiapkan kemudian setelah karung terisi penuh dengan SBM, karung di jatuhkan dari bak kendaraan oleh pelaku dan membawa SBM menggunakan ke sepeda motor," jelasnya.
"Kemungkinan untuk mengaburkan, makanya enggak pakai plat nomor. Tapi untung ada yang mengenali, makanya kita telusuri," ucapnya.
Akibat perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman Hukuman maksimal 7 Tahun Penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE
-
Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger