SuaraBanten.id - Video berisi belasan mahasiswa yang mengaku tergabung dalam BEM Nusantara Banten angkat suara soal aksi buruh terobos ruang kerja Gubernur Banten, Rabu (22/12/2021) lalu. Mereka mendesak Polda Banten untuk menangkap oknum buruh yang melakukan tindakan anarkis.
Video berdurasi 1 menit 42 detik itu beredar di group-group whatsapp wartawan dan oraganisasi mahasiswa. Video tersebut berisi pernyataan sikap BEM Nusantara Banten atas buruh yang terobos ruang kerja Gubernur Banten, Wahidin Halim.
Tampak dalam video tersebut, Kordinator Daerah BEM NUsantara Banten Mad Hapip memulai pernyataan sikapnya dengan meneriakan seruan semangat.
"Salam Mahasiswa! Salam Mahasiswa! Hidup Mahasiswa," ujarnya mengawali pernyataan sikapnya.
Usai meneriaki seruan semangat Mad Hapip langsung menyatakan pernyataan sikapnya terhadap aksi burus Rabu (22/12/2021) lalu.
"Saya Mad Hapip Kordinator Daerah BEM NUsantara Banten
Dalam menanggapi situasi dan kondisi di provinsi banten
pasca aksi buruh 22 Desember 2021 di KP3B, Makam kami BEM Nusantara Provinsi Banten menyatakan sikap dan mengecam terhadap aksi organisasi oknum buruh di kantor Gubernur Banten," ujarnya.
Berikut tidak poin pernhyataan sikap BEM Nusantara Banten sebagai berikut.
- Dalam kesempatan itu, massa BEM Nusantara Banten mengutuk secara keras dan mengecam tindakan organisasi buruh yang melakukan aksi dengan masuk ke kantor Gubernur Banten dan berujung dengan tindakan anarkisme serta merusak fasilitas negara.
- Kami sangat prihatin atas hilangnya marwah pemprov banten akibat aksi anarkisme dan arogansi buruh sehingga menciptakan polarisasi ke masyarakat.
- Kami sangat menyayangkan keamanan yang dilakukan Polda Banten terkait pengendalian masa dan kami BEM Nusantara Provinsi Banten secara tegas mendesak Polda Banten untuk menindak tegas dan menengkap oknum buruh yang melakukan tindakan anarkisme dan apabila pihak polda banten tidak segera menangkap oknum pendemo anarkis maka kami akan melakukan aksi secara besar-besaran di halaman Polda Banten
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Baca Juga: Kronologi Kantor Gubernur Banten Diacak-acak Hingga Staf Rumah Tangga Dipiting Buruh
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Budaya Konsumsi Sidang Skripsi: Tradisi atau Beban Mahasiswa?
-
Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?
-
Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak
-
Euforia Kelulusan: Mengapa Perayaan Boleh, Tapi Penggunaan Gelar Harus Ditahan?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger