SuaraBanten.id - Menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun baru 2022 (Nataru) Polsek Ciwandan menyisir warung jamu di sepanjang jalur wisata Anyer alias Jalan Cilegon-Anyer, Senin (20/12/2021) malam. Dalam giat tersebut, polisi menyita ratusan botol miras berbagai merek.
Selain Polsek Ciwandan, razia miras yang merupakan operasi penyakit masyarakat atau pekat digelar serentak oleh seluruh Polsek di bawah jajaran Polres Cilegon hingga 21 Desember 2021 mendatang.
Dalam operasi tersebut barang bukti berupa ratusan botol miras ilegal disita dari warung jamu dipinggir jalan Cilegon-Anyer.
5 diantaranya, minuman keras berhasil disita dari warung jamu milik Saudara Hendri dan Niko Okta di Lingkungan Kubang Menyawak, Kelurahan Warnasari, Citangkil.
Kemudian, warung jamu milik Saudara Ridho di Jalan Lingkar Selatan tepatnya di Lingkungan Lebak Kelapa, Kelurahan Lebak Denok, Citangkil.
2 warung terakhir merupakan milik Saudari Eliawati dan Saudara Bujang yang berada di Jalan Lingkar Selatan tepatnya di Lingkungan Keracak, Banjarnegara, Ciwandan.
Kapolsek Ciwandan, Kompol Rifki Seftirian mengatakan operasi pekat yang dilakukan bertujuan menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan tentram menjalang natal dan tahun baru 2022. Operasi pekat atau razia menyasar kepada warung jamu yang terindikasi menjual minuman miras.
"Dari hasil rajia kami sudah berhasil mengamankan ratusan botol miras dari berbagai macam tempat, karena ini sudah berjalan beberapa hari sesuai dengan perintah Bapak Kapolres Cilegon menjelang natal dan tahun baru, kami antisipasi penyakit masyarakat salah satunya yaitu peredaran minuman keras makanya kami lakukan rajia ini," ungkap Kapolsek Ciwandan, Kompol Rifki Seftirian kepada SuaraBanten.id, Selasa (21/12/2021).
Selain menyita ratusan miras jelang nataru, petugas mengamankan tempat-tempat yang dirasa berpotensi dijadikan ruang berkumpul para pemuda termasuk mengantisipasi adanya potensi prostitusi menjelang nataru di sepanjang Jalan Raya Cilegon-Anyer.
Baca Juga: Pengacara Uteng Ungkap Tempat Penyerahan Aliran Suap Izin Parkir, Helldy Jawab Tudingan
Kata Rifki, dalam pelaksanaan razia para pemilik warung jamu koorperatif terhadap petugas. Sehingga, penyitaan dan pendataan dapat berjalan dengan persuasif.
"Sanksinya yang pertama kami lakukan penyitaan, kedua pendataan dan kalau memang tetap membandel kami akan proses secara hukum," tegas Rifki.
Diketahui, polisi berhasil mengamankan barang bukti 150 botol, diantaranya 11 Botol Besar Anggur Kolesom, 34 Botol Kecil Anggur Kolesom, 6 Botol Kecil Anggur Merah, 10 Botol Anggur Ginseng, 4 (Empat) Botol Bir Anker, 2 Botol Bir Guinnes.
"Malam ini juga kami masih akan terus melakukan rajia minuman keras," imbuh Kompol Rifki.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Libur Nataru, Data Streaming dan Gim Buat Trafik Jaringan XLSMART Melonjak Tajam
-
Penggunaan SPKLU PLN Naik Hampir 500 Persen Saat Libur Nataru
-
Singgung Pihak yang Nyinyir, Prabowo: Kita Akan Bekerja dengan Bukti
-
Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru
-
Konsumsi Bensin Mudik Nataru Cuma Naik 0,9%, BPH Migas Ungkap Alasannya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel
-
Awal Tahun yang Kelam bagi Kades Sidamukti: Jadi Tersangka Korupsi Usai Tilap Uang Negara Rp500 Juta
-
Khianati Kepercayaan Majikan, ART Asal Lampung Nekat Culik Bayi Demi Tebusan Hutang
-
Kawasan Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Selama 3 Bulan Mulai 20 Januari 2026
-
Hanya 4 Menit Sampai Rumah, Politisi PKS Cilegon Tak Sangka Panggilan Video Jadi Kabar Duka Anaknya