SuaraBanten.id - Pertandingan antara Rans Cilegon FC vs Fenerbahce U-19 berhasil imbang 3-3 setelah sebelumnya Rans Cilegon FC nyaris kalah.
Pertandingan antara Klub milik Raffi Ahmad Rans Cilegon FC vs Fenerbahce digelar di Fenerbahçe Topuk Yaylas Resort & Sport, Turki, Selasa (24/8/2021) malam WIB.
Sebanyak tiga gol Fenerbahce U-19 dicetak Umut Yasar Kececi (4'), Enes Sanli (28' P), dan Bora Aydnlk (79'). Sementara Rans Cilegon FC membalas lewat Patrich Wanggai, Ikshan Nul, Rizky Hidayat yang semuanya terjadi di babak kedua.
Rans Cilegon FC hampir kalah saat Fenerbache U-19 berhasil mencetak gol di penghujung laga, tetapi gol itu dianulir oleh wasit karena dianggap offside.
Jalannya pertandingan
Gol pertama Fenerbahce U-19 berlangsung begitu cepat. Baru empat menit berjalan, gawang kiper Wahyudi langsung dirobek Umut Yasar Kececi.
Berawal dari serangan Fenerbahce U-19, bola liar di depan kotak penalti gagal diantisipasi bek Rans Cilegon FC sehingga Umut Yaar Keçeci berhasil menguasai si kulit bundar untuk melepaskan tembakan keras yang menggetarkan jala kiper Wahyudi.
Rans Cilegon FC langsung merespons dengan coba menekan balik Fenerbahce U-19. Namun, serangan dari sisi kiri yang menusuk ke kotak penalti masih mampu dipatahkan lawan.
15 menit waktu berjalan, tempo permainan tak berubah. Rans Cilegon FC masih coba mencari celah, tetapi peluang lebih banyak didapatkan Fenerbahce U-19.
Baca Juga: Pergi ke Turki, Nagita Slavina Kram Perut hingga Gunakan Kursi Roda
Pada menit ke-28, Fenerbahce U-19 mendapat hadiah penalti usai pemainnya dijatuhkan di kotak terlarang. Enes anl selaku eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan untuk membawa klub Turki itu unggul 2-0.
Empat menit jelang babak pertama berakhir, Rans Cilegon FC melancarkan serangan balik cepat. Hal itu memaksa bek Fenerbahce melanggar pemain Rans di depan kotak penalti.
Patrich Wanggai selaku eksekutor tendangan bebas, berhasil mengecoh kiper lawan, tetapi bola tendangannya masih berada di atas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, Rans Cilegon FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Wanggai pada menit ke-51.
Berawal dari kesalahan barisan pertahanan Fenerbahce U-19 di dalam kotak penalti, pemain Rans merebut bola untuk kemudian memberikan umpan yang langsung dikonversi Wanggai menjadi gol.
Gol Wanggai menjadi momentum bagi Rans Cilegon FC. Mereka secara luar biasa menyamakan kedudukan lewat gol kedua yang dicetak hanya berselisih dua menit dari gol pertama.
Berita Terkait
-
Menang 1-0 atas Fenerbahce, Aston Villa Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
-
Buktikan Diri ke Mantan Suami, Shyalimar Malik Siapkan Putranya Jadi The Next Raffi Ahmad
-
Saat Materi Pandji Pragiwaksono Jadi Urusan Polisi, Para 'Korban' Roasting Malah Santai Banget
-
Respons Raffi Ahmad Namanya Disebut Pandji Pragiwaksono di Mens Rea
-
Helikopter yang Ditumpangi Sempat Oleng, Raffi Ahmad Sudah Pasrah: Hidup dan Mati di Tangan Allah
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK
-
Soroti Kepala Daerah Ditangkap KPK, Pengamat: Korupsi Politik Bukan Sekadar Serakah tapi Kalkulasi
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 100 Kurikulum Merdeka
-
Simak Jadwal KRL Rangkasbitung - Tanah Abang Terbaru
-
Piring Nasi Terancam! Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terancam Puso, Petani Hanya Bisa Pasrah