SuaraBanten.id - Sebuah video oknum Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pungli anak yatim Rp250 ribu.
Oknum Kelurahan Paninggilan Utara pungli anak yatim Rp250 ribu terjadi saat sang anak yatim meminta tanda tangan surat ahli waris.
Video oknum Kelurahan Paninggilan Utara pungli anak yatim Rp250 ribu viral setelah diunggah akun Instagram @Info_Ciledug hingga ditonton 14.990 ribu orang.
Dalam video yang berdurazi 1.53 detik ini nampak oknum kelurahan diduga meminta uang tanda tangan pembuatan surat ahli waris kepada anak yatim, sebesar Rp250 ribu.
Tak lama kemudian, didatangi warga dan langsung menanyakan soal uang tanda tangan yang dimintanya. Namun lurah tersebut mengatakan uang sukarela.
"Pagi bos, Ini keponakan saya, ini barusan laporan perlu tanda tangan surat keterangan waris jadi orang tuanya pada meninggal katanya ga bisa tanda tangan, ada feenya yah pak?," tegas warga dilihat Suara.com, Kamis (4/8/2021)
"Ya sedikit aja udah'," kata oknum.
Warga itu mempertanyakan, uang tersebut digunakan untuk apa. Sebab, seharusnya tidak ada pungutan dalam tanda tangan surat keterangan waris.
"Maksudnya buat apa pak fee nya," tanya warga
Baca Juga: Viral, Maling Kaca Spion Mobil Hanya Memakan Waktu 16 Detik
"Ya sedikit aja dah ngasih duit," saut Lurah.
Warga itu kembali menanyakan ihwal nominal yang semula diminta oknum kelurahan kepada sang ponakan.
"Tadi bilang nya 250 ribu. Itu buat apaan maksudnya, karena itu setau saya gratis pak di semua kelurahan," katanya.
Dia kemudian menjelaskan ihwal tujuan sang ponakan yang meminta tanda tangan sang lurah.
"Bapak kan ibaratnya aparat. Ini masih kecil kecil pak. Masih butuh biaya, kalau memang gratis ya jangan ada nominalnya. Ya seikhlasnya aja," katanya.
"Ya udah seikhlasnya aja," sebut lurah dengan santai.
Kemudian sang paman menanyakan soal uang kepada ponakanya yang tiba terlebih dahulu.
"Ada 20 ribu? Ya udah kasih," sebut sang paman.
Secara terpisah, Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol mengatakan akan menyelidiki kasus tersebut. Guna mengatahui kebeneran dari peristiwa tersebut.
"Baik, kami langsung penelusuran (kasus tersebut," kata Poltar dalam pesan singkat kepada Suara.com, Kamis (4/8/2021).
Sementara itu Camat Ciledug, Syarifudin membenarkan kejadian tersebut di Paninggalan Utara. Namun dirinya tidak mengetahui lebih jelas kejadian tersebut.
"Iya Paninggalan Utara, lagi klarifikasi dulu, lagi cari tahu. Kalau saya tau, saya sudah bisa jawab," tutupnya.
Sementara itu, Kabid Pembinaan Aparatur Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Ciprianus Suhud Muji memastikan akan mamanggil lurah Paninggalan Utara, Kota Tangerang
Hal ini dilakukan untuk mengetahui kebeneran dari kasus tersebut.
Sebagai informasi, sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum kelurahan Paninggalan Utara, Kota Tangerang.
"Kita sudah dapat bahan awal. Kita baru akan melakukan pemanggilan," ujar Ciprianus saat dikonfirmasi, Jumat (6/8/2021).
Ciprianus juga mengatakan pihaknya tidak mau langsung mengambil kesimpulan perihal kasus tersebut. Sebab dirinya, belum memintai keterangan dari yang bersangkutan.
"Ya tentu beda dengan pada saat mengucapkan atau apa. Atau mungkin dilakukan dengan sadar atau apa," katanya.
Ciprianus juga menceritakan bila dirinya mengetahui bila lurah Paninggalan Utara sedang mengalami sakit struk. Hal ini yang menyebabkan pihaknya tidak bisa memanggil yang bersangkutan secara mendadak.
"Ia betul memang yang bersangkutan agak struk. Jadi memang untuk pemeriksaan orang sakit itu kan ga bisa mendadak," tutupnya.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?
-
Lirik Lagu Manis yang Jadi Sinyal Kelam, Detik-Detik sebelum Mahasiswi UIN Dibacok Teman Kampus
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Aksi Shegan Mirip Lisa BLACKPINK Dikecam hingga Disorot Netizen Thailand, Akun Medsosnya Kini Hilang
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Cuaca Ekstrem Terjang Serang, Atap Dapur Makan Bergizi Gratis di Mancak Ambruk
-
Kronologi Lengkap Kasus Ojek di Pandeglang: Dari Kecelakaan Maut Jalan Rusak Hingga Gugatan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya