Kemudian sang paman menanyakan soal uang kepada ponakanya yang tiba terlebih dahulu.
"Ada 20 ribu? Ya udah kasih," sebut sang paman.
Secara terpisah, Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol mengatakan akan menyelidiki kasus tersebut. Guna mengatahui kebeneran dari peristiwa tersebut.
"Baik, kami langsung penelusuran (kasus tersebut," kata Poltar dalam pesan singkat kepada Suara.com, Kamis (4/8/2021).
Sementara itu Camat Ciledug, Syarifudin membenarkan kejadian tersebut di Paninggalan Utara. Namun dirinya tidak mengetahui lebih jelas kejadian tersebut.
"Iya Paninggalan Utara, lagi klarifikasi dulu, lagi cari tahu. Kalau saya tau, saya sudah bisa jawab," tutupnya.
Sementara itu, Kabid Pembinaan Aparatur Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Ciprianus Suhud Muji memastikan akan mamanggil lurah Paninggalan Utara, Kota Tangerang
Hal ini dilakukan untuk mengetahui kebeneran dari kasus tersebut.
Sebagai informasi, sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum kelurahan Paninggalan Utara, Kota Tangerang.
Baca Juga: Viral, Maling Kaca Spion Mobil Hanya Memakan Waktu 16 Detik
"Kita sudah dapat bahan awal. Kita baru akan melakukan pemanggilan," ujar Ciprianus saat dikonfirmasi, Jumat (6/8/2021).
Ciprianus juga mengatakan pihaknya tidak mau langsung mengambil kesimpulan perihal kasus tersebut. Sebab dirinya, belum memintai keterangan dari yang bersangkutan.
"Ya tentu beda dengan pada saat mengucapkan atau apa. Atau mungkin dilakukan dengan sadar atau apa," katanya.
Ciprianus juga menceritakan bila dirinya mengetahui bila lurah Paninggalan Utara sedang mengalami sakit struk. Hal ini yang menyebabkan pihaknya tidak bisa memanggil yang bersangkutan secara mendadak.
"Ia betul memang yang bersangkutan agak struk. Jadi memang untuk pemeriksaan orang sakit itu kan ga bisa mendadak," tutupnya.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Emosi Meledak, Detik-Detik Korban Pelecehan FH UI Pingsan di Hadapan Pelaku
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
Tak Diberi Uang Rp250 Ribu, Video Pria Diduga Oknum Ormas Ancam Bakar Warung Viral
-
Siswi 15 Tahun di Langkat Jadi Tersangka Usai Bela Ayah, Curhat ke Prabowo Subianto
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat