SuaraBanten.id - Taufik Damas selaku Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah NU DKI Jakarta angkat suara soal ulama dorong poligami. Kritik tokoh NU soal ulama dorong poligami, Taufik Damas sebut 'Dia tak paham Islam'
Taufik Damas kritik ulama dorong poligami. Taufik Damas sebut ulama keliru jika mendukung poligami.
Baru-baru ini Taufik Damas tanggapi maraknya gerakan yang mendorong umat untuk poligami. Menurut Taufik, gerakan tersebut disebutnya keliru karena Islam sangat memuliakan perempuan.
Kata Taufik Damas ulama mendorong umat poligami merupakan sebuah kekeliruan. Hal tersebut diungkapkan Taufik Damas menanggapi maraknya segelintir orang yang mengaku tokoh agama dan pendakwah yang mengajak umat Islam untuk poligami.
“Itu keliru, itu salah, berarti dia tidak paham dasar hukum Islam. Apalagi mohon maaf, kita ini kan sebenarnya juga mendorong kesetaraan, Islam mendorong kesetaraan laki-laki dan perempuan,” ujar Taufik Damas, dikutip terkini.id-Jaringan Suara.com, Jumat (18/6/2021)
“Jadi kalau ada gerakan mendorong gerakan poligami, apalagi dilakukan ulama atau diseminarkan, bagi saya itu menunjukkan semangat anti kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.” lanjutnya.
Taufik Damas pun menjelaskan secara detail bagaimana sebenarnya poligami dalam pandangan Islam.
“Sebenarnya semangat Islam itu monogami, bukan poligami. Poligami itu boleh tapi dalam kondisi darurat (mandul), bukan dalam kondisi normal,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Taufik Damas juga mengatakan bahwa pada zaman Nabi Muhammad sempat membatasi salah seorang sahabatnya yang mempunyai belasan istri.
Baca Juga: Usai Disebut Ustaz Murtad, Teddy Gusnaidi ke Ustaz Abdul Somad: Anjing Lebih Terhormat
“Sebetulnya kalau disebut ayat poligami itu kurang tepat. Namun yang pasti Surat Annisa ayat 3 memang membatasi praktik poligami pada masa itu, yang banyak beristri 10, 12, 16 dan seterusnya,” tutur Taufik Damas.
“Semangatnya membatasi. Tapi justru oleh orang menganggap ayat itu sebagai motivasi untuk poligami,” katanya menegaskan kembali.
Berita Terkait
-
KUHP Baru Mulai Berlaku, Nikah Siri dan 'Kumpul Kebo' Kini Diancam Penjara 6 Tahun
-
Awas! Nikah Siri dan Poligami Bakal Dipenjara, Ini Aturan Lengkap KUHP Baru
-
Ikut Geregetan, Marion Jola Turut Roasting Insanul Fahmi: Tau Diri!
-
Sarankan Istri Sah 'Berlomba' dengan Pelakor, Buya Yahya Dituding Warganet Normalisasi Selingkuh
-
Usai Poligami dengan Inara Rusli, Insanul Fahmi Janji Terus Melindungi Mawa
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel
-
Awal Tahun yang Kelam bagi Kades Sidamukti: Jadi Tersangka Korupsi Usai Tilap Uang Negara Rp500 Juta
-
Khianati Kepercayaan Majikan, ART Asal Lampung Nekat Culik Bayi Demi Tebusan Hutang
-
Kawasan Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Selama 3 Bulan Mulai 20 Januari 2026
-
Hanya 4 Menit Sampai Rumah, Politisi PKS Cilegon Tak Sangka Panggilan Video Jadi Kabar Duka Anaknya