SuaraBanten.id - Pemudik yang akan melakukan perjalanan dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatra, atau sebaliknya perlu mengetahui titik-titik penyekatan yang tersebar di Provinsi Banten.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, guna mengantisipasi penumpukan di Pelabuhan Merak, penyekatan dilakukan di 16 titik menuju Pelabuhan Merak.
"Kita sudah siapkan titik-titiknya untuk penyekatan guna menghalau para pemudik yang nakal," kata Tri.
Tri mengungkapkan, dalam hal ini untuk leading sektornya ada pihak kepolisian. Pihaknya hanya melakukan perbantuan kepada pihak kepolisian. Ia juga akan mengerahkan Dishub yang ada di Kabupaten Kota untuk di perbantukan.
“Leading sektor ada di kepolisian, kami dari Dishub Provinsi mensuport dan dibantu Dishub Kota atau Kabupaten,” katanya.
SuaraBanten.id menginventarisir lokasi-lokasi yang bakal dijadikan tempat cegah pemudik lokasi cek point diantaranya sebagai berikut:
1. Sepanjang jalur tol Tangerang Merak
Pada jalur tol Tangerang-Merak seluruh gerbang tol jalur tol Tangerang-Merak ada penyekatan diantaranya Gerbang tol Cikupa, Balaraja, Cikande, Ciujung, Serang Timur, Cilegon Timur, Merak.
2. Jalan Arteri dari arah Tangerang
Baca Juga: Beroperasi Sepekan Lagi, Ini Syarat Nyebrang Sumatera Via Pelabuhan Merak
Pada jalur arteri ini akan buatkan pos penyekatan yakni di Citra Raya, dan Simpang tiga Asem Cikande
3. Kota Serang
Memasuki wilayah kota akan di buatkan penyekatan menuju arah Pandeglang yakni Palima.
4. Kabupaten Serang
Sepanjang jalur Kabupaten Serang akan dilakukan penyekatan di Cikande, Kramatwatu, dan Toyomerto, Anyer.
5. Kabupaten Pandeglang
Penyediaan check point atau lokasi penyekatan arus mudik di kabupaten pandeglang yakni di Gayam.
6. Kabupaten Lebak
Penyediaan check point atau lokasi penyekatan arus mudik 2021 di Kabupaten Lebak terdapat dua titik yakni perbatasan Jasinga Bogor, dan Cilograng perbatasan dengan Sukabumi.
7. Kota Cilegon
Lokasi pos check poin untuk Kota Cilegon berada di simpang tiga PCI, Simpang Gerem Merak, Ciwandan, Pelabuhan BBJ Bojonegara, KSKP Merak.
"Mulai dari Cikupa, semua exit Tol Tangerang-Merak, untuk jalur tol. Penyekatan jalur arteri mulai dari Citra Raya Cikupa, Perbatasan Tangerang-Serang di Cikande, Simpang Gerem Merak, dan semua perbatasan Kabupatan atau Kota yang ada di Provinsi Banten" ungkap Tri
Tri menambahkan, adanya jalur tikus sulit dijaga, khususnya kendaraan roda dua atau sepeda motor kemungkinan masih bisa lolos hingga Pelabuhan Merak. Namun, di Pelabuhan Merak tetap tidak bisa menyeberang dan akan diputar balik.
“Kalau untuk sepeda motor ad apotensi lewat jalan tikus, karena petugas kita juga tidak mungkin mengawasi sampai gang sempit. Kalau roda empat dan angkutan umum lebih mudah kita menghalaunya,” katanya
Sebelumnya diberitakan, untuk penyekatan daerah Cilegon, yakni pihak Kepolisian menyiapkan sebanyak 7 Pos Pengamanan di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), Kabupaten Serang.
“Posko pengamanan dan penyekatan di Kota Cilegon ada tujuh, untuk penyekatan di antaranya di Gerbang Keluar Tol Merak, di Gerem juga kita sekat, kemudian di depan KSKP Merak, satu lagi di depan Bojonegara BBJ,” ujar Kapolres, Kamis (22/4/2021).
Selain menyiapkan Tim Jawara sebanyak satu pleton untuk menghalau pemudik, lanjutnya, pihaknya juga bakal dibantu personel kepolisian dari Polda Banten.
“Dari tim Polda Banten juga membantu kita untuk penyekatan mudik. Penyekatan ini akan diterapkan pada 5-17 Mei 2021,” terang Kapolres.
Menurut Kapolres, tugas pengamanan mudik kali ini agak berat. Sebab, pihaknya melakukan penyekatan kepada para pemudik dan memutarbalikan kembali ke daerah asalnya.
“Pengamanan nanti ini akan banyak kita memutarbalikkan warga yang hendak mudik menuju Pelabuhan Merak, karena kan mudik dilarang. Sehingga membutuhkan personel yang banyak, maka dibawah kepemimpinan bagian Sabhara, akan ada satu pleton petugas Tim Jawara yang tujuannya adalah untuk memutarbalikkan siapapun yang akan mudik, baik itu mudik menggunakan roda dua, mudik menggunakan roda empat yang menuju ke Pulau Sumatera. Yakinlah kepada kami bahwa ketika mudik itu dilarang kita akan tegakkan itu,” tandasnya.
Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti aturan pemerintah terkait larangan mudik. Ini sebagai upaya menekan lonjakan Covid-19.
Kontributor : Adi Mulyadi
Kontributor : Adi Mulyadi
Berita Terkait
-
Cek Panduan Perjalanan Pemudik Internasional Ini Agar Perjalanan Semakin Nyaman
-
Askrindo dan IFG Sediakan Ribuan Tiket Mudik Gratis dari Pulau Jawa Hingga Sumatra
-
Dilema Diskon Tiket Lebaran: Saat Pemerintah Kalah Cepat dari Tombol "Checkout" Pemudik
-
Ini Tips Rencanakan Mudik Sekaligus Ide Liburan Bersama Keluarga
-
Luka Menahun di Nadi Utara Jawa: Bukan Sekadar Bencana Alam, Apa yang Harus Dilakukan?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang