SuaraBanten.id - Kabupaten Serang buka sekolah Juli 2021 secara terbatas. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang tengah mempersiapkan untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Nantinya, Pemkab tidak memaksakan sekolah yang belum siap dibuka.
“Saya sudah bilang (ke Bupati), kami akan siap-siap melakukan proses pembelajaran dengan pola terbatas. Pola terbatas itu artinya gini dalam satu kecamatan ada 20 sekolah, mampunya hanya 10 sekolah ya 10 sekolah (yang melaksanakan belajar tatap muka-red). Dalam 10 sekolah itu hanya bisa kelas 4, 5, 6 ya kelas 4, 5, 6 saja untuk SD. Dalam satu SMP hanya matematika, biologi ya hanya itu aja yang diajarkan. Jadi kita tidak langsung melaksanakan semuanya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya pada BantenNews.co.id, Rabu (14/4/2021).
Ada beberapa syarat untuk terlaksananya pembelajaran tatap muka secara terbatas sesuai ketentuan yang tertera di SKB Empat Menteri.
“Sesuai dengan SKB Empat Menteri, proses pembelajaran itu akan kita mulai bagi sekolah-sekolah yang sudah siap yaitu dari kesiapan sekolah terutama dari sisi sarana seperti penyediaan handsanitizer dan segala macamnya, lalu ada dukungan dari orang tua dan dukungan dari komite sekolah, ada surat pernyataan dari orang tua, komite sekolah, guru-guru, kepala sekolah, dan selanjutnya ada hasil verifikasi,” terangnya.
Dikatakan Asep terkait hasil verifikasi untuk sekolah yang bisa melakukan pembelajaran tatap muka, kewajiban verifikasi yang utama didapat dari Satgas Covid-19 yang berada di sekolah dan syarat yang paling utama untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas adalah para guru sudah harus divaksin hingga dua dosis.
“Selanjutnya, gurunya baru bisa mengajar jika sudah mengikuti vaksin dua dosis. Kalau ada guru yang belum mengikuti vaksin tidak akan pernah diizinkan untuk mengajar. Jika ada satu syarat saja tidak terpenuhi, tidak bisa dilakukan, saya akan stop,” kata Asep.
Senada dengan yang dikatakan oleh Asep, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyepakati persiapan untuk pembelajaran tatap muka secara terbatas.
“Tadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang menghadap ke saya untuk melaporkan persiapan pembelajaran tatap muka khususnya yang menjadi kewenangan kami Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Serang yaitu SD dan SMP. Kami sedang menginventarisir kesiapan di Kabupaten Serang tentunya pertama terkait dengan vaksinasi para pendidik dan yang terpenting ada surat izin dari orang tua, orang tuanya mengizinkan untuk tatap muka atau tidak. Itu adalah syarat yang utama untuk semua sekolah jadi peran komite sekolah diperankan untuk berkomunikasi dengan para orang tua untuk membuat surat pernyataan. Dan guru-guru yang belum divaksin tidak boleh mengajar. Kita lihat nanti kesiapan sekolahnya,” ujarnya.
Baca Juga: Kiyai Matin Sarkowi Ungkap Besar Potongan Dana Bantuan Ponpes
Berita Terkait
-
Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam
-
Curi Suku Cadang Dua Kapal, Tiga Orang Ditangkap dengan Kerugian Rp800 Juta
-
Usut KMP Batumandi Terbakar hingga Terbalik di Merak, Polisi Periksa Penumpang dan Sopir
-
Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara