SuaraBanten.id - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB mengungkap orang yang berpuasa Ramadan selama 1 bulan penuh bisa meningkatkan imun untuk melawan Covid-19 dan akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik.
Pernyataan tersebut didapat berdasarkan berbagai penelitian yang dilakukannya yang menyatakakan dibandingkan dengan yang tidak berpuasa orang berpuasa membangun imun lebih baik.
Prof. Ari mengungkapkan, dengan terbentuknya ketahanan tubuh atau imun yang baik tentu diharapkan dapat membawa manfaat untuk mencegah terinveksi Virus Covid-19.
"Hal ini terjadi karena dalam berpuasa ada pembatasan asupan makanan, keteraturan makan dan pengendalian diri. Ketiga unsur ini adalah sesuatu yang seharusnya konsisten kita laksanakan baik pada saat berpuasa dan setelah berpuasa," dalam keterangan tertulis yang Suara.com terima pada Selasa (6/4/2021).
Puasa Ramadan, lanjut Prof. Ari membuat kita mengurangi frekuensi makan, yang biasanya 3 kali sehari menjadi 2 kali sehari. Jika ini dilaksanakan, pembatasan makan dan pembatasan kalori (restriksi kalori) tentu akan terjadi.
Pembatasan makan akan membuat tubuh melakukan penghancuran lemak tubuh, serta menyebabkan pengurangan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh kita. Dengan pembatasan makan, berat badan juga akan terjaga, kolesterol akan turun, kadar gula darah juga menjadi lebih terkontrol.
"Selain itu adanya puasa sepanjang hari akan membuat kita mengurangi konsumsi camilan yang tidak sehat seperti coklat, keju, lemak. Mengurangi makanan yang manis dan asin yang belum tentu sehat bagi tubuh kita," ujarnya.
Begitupula dengan seorang perokok yang pastinya akan mengurangi konsumsi rokoknya saat berpuasa. Sehingga puasa akan membuat orang yang sehat menjadi tambah sehat dan orang dengan penyakit kronis (hipertensi, kencing manis, kegemukan dan kolesterol tinggi) menjadi lebih baik dan terkontrol.
"Membatasi asupan kalori dengan cara berpuasa ini sering disebut sebagai intermittent fasting, yang dihubungkan dengan meningkatnya daya tahan tubuh orang-orang yang berpuasa. Kita berharap, dengan vaksinasi yang sudah terjadwal sistem antibodi akan terbentuk akan lebih baik," jelasnya.
Baca Juga: Dear ASN: Nekat Mudik Gubernur Banten WH Ancam Turunkan Pangkat
Namun, perlu diingat, kondisi sehat yang diharapkan, kata Prof. Ari tidak akan tercapai jika kita melakukan 'balas dendam' saat berbuka puasa. Sehingga tujuan pembatasan makan dan pembatasan kalori tidak tercapai.
https://amp.suara.com/health/2021/04/06/205000/puasa-ternyata-bisa-tingkatkan-imunitas-lawan-corona-begini-penjelasannya
Berita Terkait
-
Gejala Beragam dan Sulit Terdeteksi, Ini Fakta tentang Autoimun
-
Niat Puasa Arafah Digabung Qadha Ramadan, Bayar Utang Sekaligus Hapus Dosa 2 Tahun
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
Safrie Ramadan Pacar Jule Minta Maaf Usai Jadikan Anak Na Daehoon Bahan Lelucon Konten Sensitif
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Satu Tahun Ratu Zakiyah-Najib, Program Pendidikan dan Kesehatan Tuai Apresiasi Dewan
-
PAN Cilegon Siapkan Strategi Menang Pemilu 2029, Fokus Konsolidasi hingga Pendataan Relawan
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang