SuaraBanten.id - Tim dari Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) yang terdiri dari Kajari, Kapolres, Komandan Kodim, Kesbangpol, Kemenag dan Ketua MUI Pandeglang menyerahkan penganut ajaran Hakekok Balakasuta ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cidahu, Kecamatan Cadasari untuk dibina.
Dalam sambutannya, Ketua Kajari Pandeglang sekaligus ketua Bakorpakem, Suwarno mengatakan, sesuai kesepakatan rapat yang digelar tim Bakorpakem bahwa para penganut ajaran ini akan diserahkan ke Tokoh Agama untuk dilakukan pembinaan.
Menurutnya, para penganut ajaran ini tetaplah saudara yang harus dibina meski dalam perjalanannya kurang pemahaman sehingga menyimpang dari ajaran agama Islam.
“Dalam rapat Bakorpakem kemarin sudah kami putuskan bahwa mereka ini akan kami serahkan ke Abuya Muhtadi untuk didik dan dibina sehingga kami berharap kedepannya mereka mau menjalankan syariat Islam,” demikian disampaikan Kajari saat menyerahkan langsung para penganut ajaran Hakekok ke Abuya Muhtadi, Sabtu (13/3/2021), sebagaimana dilansir dari Bantennews.co.id (jaringan Suara.com).
Di tempat yang sama, Abuya Muhtadi tidak memberikan banyak komentar, namun dirinya berjanji akan membina orang-orang tersebut agar kembali ke jalan yang benar sesuai syariat Islam.
“Insyaallah kami akan fokus untuk mendidik mereka supaya kembali kepada agama Islam,” ucap Abuya.
Setelah memberikan sambutan dan mendoakan, Abuya Muhtadi langsung menyalami para pengikut ajaran ini satu per satu.
Berita Terkait
-
Usai Bikin Geger, Ketua Ajaran Hakekok Ngaku Salah dan Mau Tobat
-
Ketua Aliran Hakekok Balakasuta Diciduk, Jimat hingga Kondom Disita
-
Jalani Ritual Aneh, Ketua Aliran Hakekok Balakasuta Dikenal Tertutup
-
5 Fakta Aliran Hakekok di Banten, Pria Wanita Mandi Bareng Tanpa Busana
-
4 Fakta Sekte Hakekok Balakasuta Pandeglang, Semua Warga Mandi Bersama
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
-
Akal-akalan Licik Mafia BBM di SPBU: Modifikasi Mobil Boks hingga Pakai Barcode Palsu
-
Ijazah Ditahan 2 Tahun, Wagub Banten: Segera Ambil, Nanti Saya yang Transfer
-
Hardiknas 2026, Wali Kota Cilegon Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua