SuaraBanten.id - Jenazah Ustadz Maaher At-Thuwailibi tiba di Pesantren Tahfiz Daarul Quran (Daqu), Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (9/2/2021). Jenazah Ustadz Maaher beserta rombongan tiba di Daqu pukul 10.50 WIB.
Kedatangan jenazah Ustadz Maaher itu disambut sejumlah pengurus yang ada di pesantren Ustadz Yusuf Mansyur tersebut.
Pantauan Suara.com, rombongan jenazah tersebut dikawal ketat oleh petugas kepolisian. Hal serupa, juga diberlakukan pqda penjagaan area Pesantren yang dijaga ketat oleh puluhan polisi dan TNI.
Ambulan yang membawa jenazah tersebut dikawal dua mobil patroli dari kepolisian. Rombongan jenazah tersebut, diikuti oleh Ustadz Ysusuf Mansyur dan para keluarga dari Ustadz Maaher.
Setibanya di Daqu, jenazah Ustadz Maaher langsung dibawa ke Masjid An-Nabawwi yang ada di Pesantren Tahfiz Daqu di Cipondoh, Kota Tangerang.
Selanjutnya, jenazah Ustaz Maaher langsung disholatkan. Prosesi itu di Imami oleh Ustaz Yusuf Mansyur dan diikuti oleh santri serta ustaz yang ada di Daqu.
Dimakamkan Dekat Syekh Ali Jaber
Ustadz Maaher akan dimakamkan di dekat makam Syekh Ali Jaber. Salah satu Pimpinan Pesantren Tahfiz Daarul Quran Ustadz Ahmad Djameel mengatakan, kabar untuk pemakaman Ustadz Maaher itu dia terima sekira pukul 23.30 WIB dari Ustaz Yusif Mansyur.
Djameel mengaku, belum mengetahui alasan pasti mengapa almarhum Ustadz Maaher dimakamkan di pesantrennya itu.
Baca Juga: Alasan Ustadz Maaher Dimakamkan Dekat Syekh Ali Jaber
"Kalau alasan detail saya belum mendapat informasi. Cuma memang kurang lebih jam setengah 12 saya ditelepon Kiai Yusuf tapi saya sudah terlelap. Kemudian sebelum subuh saya baru buka dan beliau menginformasikan almarhum akan dimakamkan di Daqu," kata Djameel.
Djameel menerangkan, salah satu alasan mengapa Ustadz Maaher di makamkan di atea Pesantren Daarul Quran, lantaran hubungan personal antara Ustadz Yusuf Mansyur dengan Ustadz Maaher.
"Karena memang waktu beliau (Ustadz Yusuf) sakit, almarhum sempat berkomunikasi beberapa kali dengan Kiai Yusuf. Kemudian mulai intens ketika beliau Ustadz Maaher di tahan. Jadi hubungan personal antara Kiai Yusuf denngan beliau," terangnya.
Djameel menuturkan, prosesi pemakaman direncanakan akan dilakukan pada pukul 11.00 WIB.
"Insya Allah rencananya pemakaman akan dilakukan pukul 11.00 WIB. Saat ini almarhum beserta rombongan infonya sudah dalam perjalan ke Daqu," tuturnya.
Terkini, para proses penggalian liang kubur untuk Ustadz Maaher itu masih dalam proses. Ada sejumlah petugas pemakaman yang terlihat sedang berjibaku menggali liang kubur usai diguyur hujan pagi tadi.
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil