SuaraBanten.id - Ustadz Maaher At-Thuwailibi dimakamkan di area pemakaman Pesantren Tahfiz Daarul Quran, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (9/2/2021). Salah satu Pimpinan Pesantren Tahfiz Daarul Quran Ustadz Ahmad Djameel mengatakan, kabar untuk pemakaman Ustadz Maaher itu dia terima sekira pukul 23.30 WIB dari Ustaz Yusif Mansyur.
Djameel mengaku, belum mengetahui alasan pasti mengapa almarhum Ustadz Maaher dimakamkan di pesantrennya itu.
"Kalau alasan detail saya belum mendapat informasi. Cuma memang kurang lebih pukul 23.30 WIB saya ditelepon Kiai Yusuf tapi saya sudah terlelap. Kemudian sebelum subuh saya baru buka dan beliau menginformasikan almarhum akan dimakamkan di Daqu," kata Djameel ditemui Suara.com di kediamannya di lingkungan Daqu, Selasa (9/2/2021).
Djameel menerangkan, salah satu alasan mengapa Ustadz Maaher di makamkan di atea Pesantren Daarul Quran, lantaran hubungan personal antara Ustadz Yusuf Mansyur dengan Ustadz Maaher.
"Karena memang waktu beliau (Ustadz Yusuf) sakit, almarhum sempat berkomunikasi beberapa kali dengan Kiai Yusuf. Kemudian mulai intens ketika beliau Ustadz Maaher di tahan. Jadi hubungan personal antara Kiai Yusuf denngan beliau," terangnya.
Djameel menuturkan, prosesi pemakaman direncanakan akan dilakukan pada pukul 11.00 WIB.
"Insya Allah rencananya pemakaman akan dilakukan pukul 11.00 WIB. Saat ini almarhum beserta rombongan infonya sudah dalam perjalan ke Daqu," tuturnya.
Terkini, para proses penggalian liang kubur untuk Ustadz Maaher itu masih dalam proses. Ada sejumlah petugas pemakaman yang terlihat sedang berjibaku menggali liang kubur usai diguyur hujan pagi tadi.
Jenazah ustadz yang tejerat kasus ujaran Habib Luthfi bin Yahya itu bakal dimakamkan di dekat makam Syekh Ali Jaber di area pemakaman keluarga Daarul Quran.
Baca Juga: Cerita Adik saat Dengar Kabar Ustadz Maaher Meninggal di Rutan Bareskrim
Diketahui, Ustadz Maaher meninggal saat berada di Rutan Mabes Polri, Senin (8/2/2021). Dia menjalani masa tahanan usai terjerat kasus ujaran kebencian terhadap Habib Luthfi.
Pria kelahiran Medan berusia 28 tahun itu, dikenal sebagai seorang pendakwah yang aktif di media sosial. Mulai dari YouTube, Twitter hingga Instagram.
Sebelumnya, Ustadz Maaher sempat berseteru dengan sejumlah aktivis dan selebritis. Mulai dari Abu Janda atau Permadi Arya hingga Nikita Mirzani.
Sebelum meninggal, Ustadz Maaher sempat menjalani perwatan di RS Kramat Jati Polri karena menderita sakit asam lambung.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu