SuaraBanten.id - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah didampingi Wakil Wali Kota Sachrudin serta Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima dan Dandim 0506 Kolonel Inf Bambang Hery Tugiyono melakukan peninjauan check point di wilayah Kota Tangerang.
Check point tersebut dilakukan di tiga titik di kawasan Kota Tangerang di antaranya, Jalan MH. Thamrin, Jalan Daan Mogot dan Jalan Gatot Subroto.
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, untuk kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 08.30 WIB sampai jam 11.00 WIB, dan telah ditemukan 32 pelanggar protokol kesehatan.
“Dari pukul 08.30 WIB sampai pukul 11.00 WIB kita telah menemukan 32 pelanggar kesehatan ada 20 orang yang menerima sangsi administrasi dan sisanya menerima sangsi sosial”, katanya, sebagaimana dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Sabtu (6/2/2021).
Dalam hal ini petugas yang merazia para pelanggar kesehatan bukan hanya untuk pengendara motor saja, melainkan kepada penumpang angkutan umum, khususnya warga yang tidak memakai masker.
Wali Kota mengimbau masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada. Itu dilakukan guna mencegah penularan Covid-19.
“Untuk masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan agar bisa membantu kita juga dalam menangani Covid-19 ini”, pungkas Arief.
Berita Terkait
-
Kisah Yati, Janda Hidup di Gubuk Dekat Pusat Tangerang Digerogoti Penyakit
-
Lockdown Weekend, Kota Tangerang Pilih Aktifkan Sementara PSBB Check Point
-
Bupati Zaki: Tangerang Siap Lockdown, Tapi Tunggu Arahan Gubernur Banten
-
Banjir, Longsor, dan Puting Beliung Hantam Tangerang, Makan Korban 1 Orang
-
Tabrak Mobil di Tangerang, Ribut Tewas, Pengemudi Sedan Kabur
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman