SuaraBanten.id - Penampakan Pasar Kopo berlokasi di Kecamatan Kopo, Serang terlihat menakutkan dan horor. Fakta sesungguhnya terungkap, alasan di balik penampakan menyeramkan itu.
Akademisi Universitas Serang Raya (Unsera) Herman Wijaya membeberkan bahwa ada alasan tersendiri para pedagang meninggalkan Pasar Kopo dan menjadikan penampakannya horor.
Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan, pedagang terpaksa meninggalkan Pasar Kopo dikarenakan pasar tersebut tidak memiliki tempat penyimpanan barang dagangan.
“Mereka khawatir barang dagangannya dicuri karena kondisi pasar di sana (Pasar Kopo) hanya beratap saja tanpa ada sekat. Mereka harus membawa pulang kembali barang dagangannya,” terang Herman dilansir laman BantenHits, Jumat (5/2/2021).
Menurutnya, potensi Pasar Kopo cukup baik, mengingat pedagang rumahan membeli barang grosiran cukup jauh dari luar daerah, di daerah Cisoka, Kabupaten Tangerang.
Walaupun jenis pasar ini bukan pasar induk atau pasar grosir, tutur dia, akan tetapi bisa jadi mengarah ke sana (pasar grosir) apabila konsumennya banyak. Sebab, tujuan revitalisasi pasar adalah demikian.
Dia menyarankan untuk menyediakan tempat penyimpanan sehingga para pedagang bisa kembali masuk.
“Lakukan terus promosi supaya masyarakat di luar daerah Kopo pun tahu keberadaan pasar tersebut. Mungkin itu saran yang bisa saya berikan,” pungkasnya.
Baca Juga: Dampak Limbah Kimia, Santri Ponpes di Serang Diserang Penyakit Kulit
Berita Terkait
-
Pohon Tua Timpa Rumah Warga, Sempat Mau Ditebang Tapi Takut Ada Kuburannya
-
Makin Panas! Dewi Tanjung Serang Susi Pudjiastuti Betubi-Tubi: Jangan Sok!
-
Serang Tampung 400 Ton Sampah Dari Tangsel Tiap Hari, Ada Pihak Ketiga?
-
Bejat! Ayah Cabuli Anak Tiri di Depan Istri hingga Hamil dan Melahirkan
-
Sang Ibu Paksa Nonton Video porno, Ayah Tiri Rudapaksa Anak Hingga Hamil
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Serang: Pelaku Divonis Seumur Hidup
-
Awas! Galon 'Ganula' Usia 11 Tahun Masih Beredar, 92 Juta Warga RI Terancam Bahaya BPA
-
Minat Ternak Rendah, Stok Sapi Lokal Banten Hanya Mampu Penuhi 19 Persen Kebutuhan Kurban
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Hakim Ganjar Pembunuh Sopir Taksi Online Penjara Seumur Hidup