- Pemprov Banten mencatat kebutuhan hewan kurban tahun 2026 mencapai 63.171 ekor dengan kenaikan sebesar tiga persen dari tahun sebelumnya.
- Produksi lokal hanya mampu memenuhi 19 persen kebutuhan hewan kurban karena rendahnya minat beternak dan pemotongan sapi produktif.
- Provinsi Banten terpaksa mendatangkan 80 persen pasokan hewan kurban dari luar daerah untuk mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha.
SuaraBanten.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sekitar 80 persen kebutuhan hewan kurban masih harus bergantung dari luar daerah menjelang memasuki Hari Raya Idul Adha 2026.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Venteriner Dinas Pertanian Provinsi Banten Ari Mardiana. Menurutnya, saat ini produksi hewan kurban lokal asli Banten hanya mampu memenuhi sekitar 19 persen dari total estimasi kebutuhan hewan kurban bagi masyarakat.
Disampaikan Ari, berdasarkan data, kebutuhan hewan kurban di Banten tahun 2026 meningkat sekitar 3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari total kebutuhan sebanyak 63.171 ekor, hanya sebanyak 11.969 ekor yang berasal dari produksi lokal baik itu sapi dan kambing.
"Selama ini, Banten hanya bisa memenuhi sekitar 19 persen dari total hewan kurban," ucap Ari, Senin (11/5/2026).
Pasalnya kata Ari, daya konsumsi masyarakat Provinsi Banten terhadap hewan kurban lebih tinggi daripada produksi hewan ternak, sehingga kebutuhan sapi dan kambing masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Sementara untuk kebutuhan kerbau masih bisa dipenuhi dari peternak lokal.
"Minat peternak di Banten itu masih sedikit, meski potensi ada. Terutama di wilayah Selatan seperti Lebak dan Pandeglang. Karena minatnya masih terbatas, kami hanya mampu menyediakan segitu (19 persen)," ungkapnya.
Bukan hanya rendahnya minat beternak masyarakat Banten, diakui Ari, minimnya ketersediaan hewan kurban seperti sapi turut terpengaruh oleh masih maraknya pemotongan sapi betina yang masih produktif di tingkat masyarakat.
Padahal, lanjut Ari, pihaknya sudah memberikan himbauan kepada masyarakat agar sapi betina yang masih produktif tidak dipotong demi menjaga regenerasi ternak.
"Alasannya butuh buat anak sekolah atau apa, nah jadinya ya mereka potong juga ya (sapi betina). Banyak alasannya, salah satunya ya itu," tandas Ari.
Baca Juga: Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Hakim Ganjar Pembunuh Sopir Taksi Online Penjara Seumur Hidup
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Hakim Ganjar Pembunuh Sopir Taksi Online Penjara Seumur Hidup
-
6 Fakta Penggagalan Penculikan Balita Tulungagung di Pelabuhan Merak: Pelaku Ternyata Orang Dekat
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda
-
Jaksa Agung Lantik Puluhan Kajati dan Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkap Posisi Barunya
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI