SuaraBanten.id - Ketua RT 01 RW 13, Nanang Wahyudi mengungkapkan, kediaman yang ditinggali Arneta Fauzia—korban Sriwijaya Air SJ 182—bukanlah milik korban.
Arneta Fauzia yang menjadi korban Sriwijaya Air bersama ketiga anaknya, baru dua bulan mengontrak di rumah tersebut.
Sebelumnya diberitakan, rumah Arneta Fauzia dibobol maling, Sabtu (16/1/2021). Sejumlah barang seperti sepeda anak, stroler dan gas 3 kilogram digondol maling.
Nanang menceritakan, almarhum Arneta mulai melapor kepadanya pada 8 November 2020 lalu.
Terhitung dua bulan satu hari Arneta di tinggal di rumah tersebut hingga akhirnya ia dan anaknya menjadi korban pesawat Sriwijaya Air SJ182.
"Arneta tadinya mau ngontrak tahunan, tapi coba dulu karena anaknya khawatir gak betah," kata Nanang saat ditemui SuaraBanten.id—grup Suara.com—di rumahnya, Rabu (20/1/2021).
Di dalam rumah berwarna dominan cokelat itu, lanjut Nanang, Arneta tinggal bersama 4 orang anaknya dan satu orang pembantu. Sedangkan suaminya tinggal di Kalimantan.
"Informasi dari pemilik rumah Arneta sudah membayar kontrakan bulan ketiga yang akan habis pada 8 Februari mendatang," urainya.
Saat ini, lanjut Nanang, barang-barang berharga lain milik almarhum sudah dibawa ke Bogor oleh anaknya yang besar yang masih hidup.
Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Maling di Rumah Arneta Fauzia, Korban Sriwijaya Air
Lebih lanjut, Nanang juga mengungkapkan, jajaran personel Polsek dan Polres Serang sudah melakukan olah TKP di rumah tersebut.
"Petugas Polres dan Polsek melihat-lihat bukti pencurian yang tersisa. Malingnya kan lewat genteng, masuknya lewat pagar berbentuk GRC dan lewat torn jadi gampang," ungkapnya.
Dikonfirmasi terkait dugaan warga sekitar yang membobol rumah, Nanang mengaku sejuah ini belum ada indikasi ke ranah sana.
"Tapi kemungkinan bisa-bisa saja, soalnya tahu rumahnya kosong. Paling enggak orang yang tahu situasi dan sudah ngawasin," pungkasnya.
Diketahui, selain Arneta Fauzia, ketiga anaknya yakni Zurisya Zuar Zai (9), Umbu Kristin Zai (2), dan Fao Nuntius Zai bayi di bawah 1 tahun, juga menjadi korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ182, Sabtu (9/1/2021) lalu.
Pantauan SuaraBanten.id rumah kediaman Arneta Fauzia terpantau sepi. Tak terlihat seorang pun di dalamnya, dan dua lampu depan rumah terlihat menyala.
Berita Terkait
-
Warung Praz Teguh Kemalingan, Tas Berisi iPhone dan Laptop Raib
-
Healing Berujung Pilu: Aktris Korea Kehilangan Ratusan Juta di Bali dalam 10 Menit
-
Aktris Korea Jeon Hye Bin Kemalingan Kartu Kredit di Bali, Rp178 Juta Ludes Dalam 10 Menit
-
Paket Dicuri, Rafael Tan Yakin Si Maling Gigit Jari karena Isinya Ini
-
Rumah Rafael Tan Kemalingan, Wajah Pelaku Terekam CCTV
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan