SuaraBanten.id - Pemerintah Kota Serang melalui Peraturan Daerah (Perda) Kesejahteraan Lansia akan membentuk sejumlah lembaga dengan tujuan membantu kesejahteraan para lansia, di antaranya adalah Karang Lansia.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, pembentukan karang lansia upaya untuk mengembangkan potensi diri dan kesejahteraan lansia.
“Dalam Perda Kesejahteraan Lansia, diatur pembentukan lembaga-lembaga yang mendukung peningkatan kesejahteraan sosial para lanjut usia, seperti pembentukan posyandu lansia, komisi daerah lansia dan karang lansia,” ujarnya, Selasa(5/1/2021).
Ia menyebut, pembentukan karang lansia untuk memberikan hak yang sama bagi para lansia dengan memberikan kesempatan untuk berpartisipasi aktif membangun kesejahteraan bersama.
“Lansia mempunyai hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dan sebagai penghormatan dan penghargaan kepada lansia, diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, salah satunya dengan memberikan wadah karang lansia,” ujarnya, melansir Bantennews (jaringan Suara.com)
Lebih lanjut, Syafrudin menyebut, lembaga terkait diharapkan bisa menjadi wadah aspiratif bagi para lansia, sehingga para lansia dapat menyampaikan berbagai saran dan masukannya kepada pemerintah.
“Seperti melakukan koordinasi pelaksanaan kesejahteraan masyarakat, memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala daerah dalam menyusun kebijakan upaya peningkatan kesejahteraan sosial,” ucapnya.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin menuturkan, fungsi dari karang lansia sendiri tidak jauh berbeda dengan karang taruna. Hanya saja, kegiatan dan keanggotaan khusus hanya bagi lansia.
“Tidak akan jauh berbeda dengan karang taruna. Namun tentunya akan disesuaikan dengan kondisi para lansia. Dari namanya juga kan jelas, itu wadah khusus lansia saja. Nanti leading sectornya ada di Dinsos,” tutupnya.
Baca Juga: Walikota Serang Menyayangkan Ada Oknum Lakukan Pungli Rp150 Ribu ke PKL
Berita Terkait
-
Pasien Covid-19 di Kota Serang Tembus Seribu, Didominasi Perempuan
-
Lansia di Pluit Tewas Menggelantung, Ponakan Sempat Terima Chat WA Almarhum
-
Masuk Babak Baru, John Kei Segera Disidangkan di PN Jakarta Barat
-
Wisatawan Penuhi Wisata MBS, Jumlah Capai Ribuan Pengunjung Dalam Sehari
-
Terjadi Lonjakan Pengunjung, Bukit Waruwangi Padarincang Serang Ditutup
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mantri BRI Jadi Garda Terdepan Layanan Keuangan di Kabupaten Banggai Kepulauan
-
Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA
-
BRI Terus Kuatkan Kepercayaan Publik dan Lindungi Kepentingan Nasabah
-
Warga Tangsel Menjerit! Proyek Galian di Pondok Aren Mangkrak Seminggu, Puing Tutup Akses Jalan
-
Aksi Nekat Pria di Ciruas: Teror Pakaian Dalam hingga Kirim Pesan Tak Senonoh ke Rumah Warga