SuaraBanten.id - Walikota Serang, Syafrudin angkat bicara mengenai adanya dugaan pungutan liar atau pungli senilai Rp150.000 per bulan yang dikenakan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Saleh Baimin, Kota Serang. Pungutan itu diduga dilakukan oknum aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang. Demikian dikutip dari BantenNews.co.id, jejaring SuaraBanten.id.
"Ya, saya kira itu di luar sepengetahuan Walikota atau Pemkot Serang. Kalaupun memang diambil oleh oknum, semata-mata bukan perintah Walikota atau Pemkot Serang. Jadi itu ilegal," tandasnya pada Kamis (31/12/2020).
Syafrudin menyebutkan bahwa para PKL ditertibkan lantaran menyalahi Peraturan Daerah (Perda) tentang kebersihan ketertiban dan keindahan (K3) Nomor 10 tahun 2010.
"Kalau ditertibkan 'kan PKL menyalahi aturan. Cuma kami menyesalkan, kalau memang benar Satpol PP itu arogan. Harusnya jangan seperti itu, harusnya persuasif, dan dari hati ke hati," imbaunya.
Saat ditanya apakah dugaan praktik pungli ini dilakukan lantaran gaji beberapa oknum petugas Satpol PP Kota Serang belum dibayar?
Jawaban Syarifudin adalah, "Oh saya tidak tau soal itu. Coba saya nanti cari tahu."
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Kasus Pembunuhan Kacab Bank, 3 Oknum TNI Ajukan Eksepsi di Pengadilan Militer Hari Ini
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Serahkan Rp11,4 Triliun, Prabowo Sentil Oknum Birokrasi Nakal
-
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping
-
WNA Pakistan Viral Mengamuk Pakai Bambu di Ciledug, Imigrasi Tangerang Ungkap Kondisinya
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan